Sejumlah personel marching band memberi hormat pada bendera Merah Putih saat Apel Kebangsaan Hari Sumpah Pemuda di Kali Cisadane, Kota Tangerang, Banten, Senin (28/10/2024). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Bendera One Piece masih mengundang polemik. Ini muncul di tengah kemeriahan menyambut HUT ke-80 RI.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, penggunaan bendera One Piece sebagai ajang kreativitas tidak ada masalah. Tapi, ada sejumlah pihak yang seakan mendorong pengibaran bendera One Piece menandingi bendera Merah Putih.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
"Kalaupun ada penindakan, itu yang tadi saya jelaskan berkali-kali. Kalau ada pihak-pihak yang menggeser makna dari ekspresi itu. Misalnya dengan mengimbau supaya lebih baik mengibarkan ini bukan ini. Lho gimana? Ini sakral bendera Merah Putih," ujar Prasetyo.
"Kita semua ini kan anak bangsa Indonesia, warga bangsa Indonesia. Saya kira teman-teman juga pasti merasa terusik ya. Di hari kemerdekaan, di bulan kemerdekaan, kita tunjukkan semangat kebersamaan, nation and character building, saling persatuan, saling bekerja sama, penuh optimisme, bergotong royong," jelas dia.
Ilustrasi bendera One Piece. Foto: Shutterstock
Prasetyo tak menampik masih ada masalah yang harus dihadapi Indonesia. Karena itu juga, pemerintah membuka ruang diskusi dan masukan untuk menyelesaikan berbagai masalah bangsa.
Seperti yang dilakukan hari ini. Bertemu dengan Asosiasi Pengemudi Indonesia bersama dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
"Bahwa antara pemerintah, DPR, dengan seluruh stakeholder masyarakat, kita duduk bersama, kita cari jalan keluar. Kan emang semangatnya, semangat itu," kata dia.
Karena itu, Prasetyo mendorong seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di seluruh pelosok.
"Kibarkan bendera Merah Putih setinggi-tingginya, gitu. Di laut, kibarkan para penyelam. Di udara, kibarkan," ucap dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar