Search This Blog

Di Depan Trump, Armenia dan Azerbaijan Berdamai

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Di Depan Trump, Armenia dan Azerbaijan Berdamai
Aug 9th 2025, 11:18 by kumparanNEWS

Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan  Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev memperlihatkan perjanjian di Gedung Putih di Washington DC,  Jumat (8/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev memperlihatkan perjanjian di Gedung Putih di Washington DC, Jumat (8/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

Armenia dan Azerbaijan sepakat berdamai usai beberapa dekade konflik, Jumat (8/8). Kesepakatan itu dimediasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kesepakatan perdamaian tercapai di Washington DC. Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev hadir pada kesepakatan tersebut.

"Mereka berkomitmen untuk menghentikan semua pertempuran selamanya, membuka perdagangan, hubungan diplomatik, perjalanan, dan saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah," kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berjabat tangan sementara Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menonton setelah menandatangani perjanjian di Gedung Putih di Washington DC,  Jumat (8/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berjabat tangan sementara Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menonton setelah menandatangani perjanjian di Gedung Putih di Washington DC, Jumat (8/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

Tidak diungkap detail dari kesepakatan damai Armenia dan Azerbaijan. Kedua pemimpin malah mengajukan Trump diberi hadiah Nobel Perdamaian.

Trump kemudian mengatakan bahwa kedua pemimpin memiliki hubungan luar biasa.

"Tetapi jika terjadi konflik mereka akan menelepon saya dan kami akan menyelesaikannya," kata Trump.

Armenia dan Azerbaijan adalah negara bertetangga yang terlibat konflik perbatasan di wilayah Nagorno-Karabakh.

Tercatat dua kali Armenia dan Azerbaijan perang di Nagorno-Karabakh. Pada 2023, Azerbaijan merebut wilayah itu dari Armenia.

Imbas dari terebutnya Nagorno-Karabakh ke tangan Azerbaijan sebanyak lebih dari 100 ribu etnis Armenia di sana eksodus massal.

Presiden AS Donald Trump (tengah) menyaksikan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berjabat tangan dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev  setelah menandatangani perjanjian di Gedung Putih di Washington DC,  Jumat (8/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
Presiden AS Donald Trump (tengah) menyaksikan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berjabat tangan dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev setelah menandatangani perjanjian di Gedung Putih di Washington DC, Jumat (8/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

Adapun Presiden Azerbaijan menyebut kesepakatan ini sebagai hari bersejarah. Ia berkomitmen memelihara perdamaian dengan Armenia.

"Hari ini kami membangun perdamaian di Kaukasus," ucap Aliyev.

Sementara Pashinyan mengatakan perjanjian damai sebagai suatu terobosan. Menurutnya, tanpa Trump, maka perjanjian tak bisa terwujud.

"Penandatanganan perjanjian damai akan membuka jalan untuk mengakhiri konflik selama puluhan tahun antara negara kita dan membuka era baru," papar Pashinyan.

Media files:
01k26f8xws32h6eg7k9d8cvn48.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar