Search This Blog

Askarindo Harap Produsen Truk Impor Gaet Karoseri Lokal

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Askarindo Harap Produsen Truk Impor Gaet Karoseri Lokal
Aug 9th 2025, 12:00 by kumparanOTO

Kendaraan alat berat ditampilkan di Pameran Mining Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Kendaraan alat berat ditampilkan di Pameran Mining Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Guna menjaga iklim persaingan yang sehat, anggota dan juga pengurus Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Sommy Lumajeng berharap produsen truk impor asal China mau melibatkan mitra lokal sebagai bagian dari investasinya di Indonesia.

Ini berangkat dari masifnya impor truk secara utuh di sektor pertambangan melalui masterlist import atau kategori barang modal, bahan baku, atau peralatan yang boleh didatangkan dari luar tanpa dikenakan bea masuk dan/atau pajak tertentu, sebagai fasilitas kegiatan investasi di Tanah Air.

"Memang kendaraan-kendaraan tersebut masuk dengan cara yang benar lewat aturan BKPM tadi untuk buka investasi atau penanaman modal. Tapi kalau seperti itu, bagaimana dengan kendaraan yang sudah diproduksi di dalam negeri," buka Sommy dihubungi kumparan, Jumat (8/8/2025).

Masterlist import biasanya diajukan lewat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM/Kementerian Investasi). Sommy menuturkan, kendati truk impor China tersebut datang secara legal, tetapi regulasi tadi yang bisa dijadikan celah justru dapat mengancam industri manufaktur dalam negeri.

Kendaraan alat berat ditampilkan di Pameran Mining Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Kendaraan alat berat ditampilkan di Pameran Mining Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Semacam celah peraturan itu nantinya bisa menjadi kurang fair untuk bersaing. Apalagi pantauan dari teman-teman yang di sana bahwa kendaraan-kendaraan itu masih Euro 2, padahal di sini sudah diwajibkan Euro 4," bebernya.

Dalam pengamatannya, kebanyakan jenis dan spesifikasi truk impor yang digunakan untuk operasional pertambangan, sebenarnya telah dipenuhi pemanufaktur di Indonesia atau dari karoseri. Sederhananya, menjadi pertanyaan besar urgensi impornya.

"Kalau bus untuk personel di tambangnya itu dan truk-truk dump, sebenarnya kan (bisa) disproduksi di sini. Kecuali misalnya alat berat khusus seperti ekskavator atau semacamnya mungkin memang (masih didatangkan langsung). Tetapi kalau kendaraan yang memang sudah bisa diproduksi di sini kenapa juga harus dari luar," kata Sommy.

Menurutnya produsen luar negeri bisa mencontoh FAW, yang sudah terdaftar keanggotaan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan menggandeng karoseri lokal.

Pabrik truk dan bus Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Pabrik truk dan bus Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

"Seperti FAW itu saya sudah mendengar bahwa untuk pembuatan bak belakang ternyata mereka menghubungi beberapa karoseri lokal, yang seperti ini kan masih sangat oke. Jadi harapannya ya seperti itu, kita bicara pembuatan rear body," jelasnya.

Karoseri, terangnya, merupakan salah satu industri padat karya yang banyak melibatkan sumber daya manusia dan turut berkontribusi kepada perekonomian negara. Sommy khawatir, lesunya permintaan karoseri berujung pada gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Ini dikhawatirkan memotong dua periuk nasi, dua bisnis. Kira-kira begitu, apalagi karoseri ini kan termasuk industri padat karya dengan melibatkan banyak sumber daya manusia dan juga punya rantai bisnis dengan vendor, supplier," katanya.

"Intinya kebijakan tersebut perlu dikaji ulang karena seperti APM (Agen Pemegang Merek) hingga karoseri ini kan di bawah payung Perindustrian yang mana sebenarnya kami ini meminta perlindungan soal ini," pungkas Sommy.

Media files:
01j7g30n269z0sm7bg7rq4170g.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar