Ilustrasi wanita solo traveling Foto: Shutter stock
Solo traveling atau bepergian seorang diri kini semakin populer, terutama di kalangan generasi muda yang ingin menjelajah berbagai tempat dengan leluasa.
Meski demikian, solo traveling juga memberikan tantangan tersendiri, karena terkadang ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan traveler.
Sejumlah pakar perjalanan membagikan lima kesalahan paling umum yang sering dilakukan solo traveler( sebutan untuk orang yang solo traveling), lengkap dengan tips untuk menghindarinya. Dilansir Huff Post, berikut ulasannya!
1. Tidak Membawa Power Bank
Ilustrasi power bank. Foto: Skrypnykov Dmytro/Shutterstock
Menurut blogger perjalanan solo, Madison Krigbaum, ponsel adalah "sahabat terbaik" saat solo traveling. Mulai dari navigasi, memesan transportasi, hingga menghubungi keluarga, semuanya bergantung pada ponsel.
"Kalau baterai habis, kamu tidak bisa mengandalkan teman. Ingat, Anda bepergian sendirian," katanya.
Solusinya adalah selalu bawa power bank yang terisi penuh. Kalau bisa jangan hanya satu, tapi bawalah power bank cadangan.
2. Mengabaikan Insting Keamanan
Ilustrasi perempuan solo traveling. Foto: Shutterstock
Sue Cockell, pelatih perjalanan dan pendiri Sue Where? Why? What?, menekankan pentingnya mendengarkan intuisi.
"Jika seseorang atau situasi terasa tidak nyaman, tinggalkan tanpa rasa bersalah," ujarnya.
Ia juga menyarankan agar tidak terlalu banyak membagikan informasi pribadi, termasuk detail akomodasi.
3. Kurang Riset dan Perencanaan
Ilustrasi membuat itinerary Foto: Shutter Stock
Meskipun spontanitas bisa menyenangkan, kurang persiapan dapat berujung kebingungan. Pakar perjalanan Liz Coffey, menyarankan solo traveler untuk menyiapkan rencana dasar, setidaknya untuk hari pertama. Misalnya, memesan tempat makan malam lebih awal, atau menyimpan daftar kafe ramah solo traveler di Google Maps.
Selain itu, penulis buku "12 Trips in 12 Months", Jen Ruiz, menegaskan pentingnya melakukan riset transportasi dari bandara.
"Banyak wisatawan rentan saat tiba di destinasi baru. Lebih baik pesan transportasi lebih dulu, agar perjalanan dimulai dengan baik," tutur Jen.
4. Membawa Terlalu Banyak Barang
Ilustrasi merapikan barang ke dalam koper Foto: Shutter Stock
Travel blogger Amanda Williams, mengingatkan bahwa saat solo traveling, semua barang harus dibawa sendiri.
"Aturannya sederhana, hanya bawa barang yang bisa kamu angkat sendiri ke kabin pesawat," katanya.
Pakar lain menyarankan untuk mengemas pakaian berlapis, menggunakan toiletries ukuran kecil, dan membatasi jumlah sepatu maksimal tiga pasang.
5. Salah Mengatur Anggaran
Ilustrasi bujet. Foto: Shutter Stock
Kesalahan terakhir yang sering terjadi adalah alokasi anggaran yang tidak tepat. Beberapa orang terlalu hemat hingga melewatkan pengalaman penting, sementara yang lain menghabiskan uang secara impulsif.
Pakar perjalanan menyarankan untuk memprioritaskan pengalaman autentik, seperti mengikuti kelas memasak lokal atau tur budaya, ketimbang membayar akomodasi berlebihan.
Selain itu, untuk tetap terhubung tanpa biaya mahal, wisatawan disarankan menggunakan eSIM atau membeli kartu SIM lokal, bukan paket roaming internasional yang sering kali lebih mahal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar