May 18th 2025, 12:08, by Yulia Ramadhiyanti, HiPontianak
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat menjadi pembicara di World Human Right Cities Forum di Korea Selatan. Foto: Dok. instagram @tjhaichuimie
Hi!Pontianak - Berhasil jadikan Kota Singkawang sebagai kota paling toleran, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie diundang sebagai pembicara di World Human Rights Cities Forum 2025 di Korea Selatan. Pencapaian yang membanggakan ini diunggah Wali Kota Singkawang periode kedua ini di akun instagramnya @tjhaichuimie pada Sabtu, 17 Mei 2025.
"Pada kesempatan ini saya diundang oleh Gwangju International Centre, Korea Selatan menjadi pembicara dalam WHRCF 2025. Saya diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dalam penerapan HAM dan praktik baik dalam menciptakan kedamaian, serta pencegahan dan penanganan konflik di antara keragaman etnia dan budaya," tulis Tjhai Chui Mie.
Mantan Ketua DPRD Kota Singkawang ini bilang, keunikan dan keberagaman etnis serta budaya di Singkawang yang hidup berdampingan menjadikan kota yang miliki julukan 'Kota Seribu kelenteng' ini menjadi referensi 'Kota HAM'.
"Karena keunikan dan keberagaman etnis dan budaya yang dapat hidup secara berdampingan, serta pencapaiannya sebagai Kota Konstitusional tahun 2022, juga Kota tertoleransi di Indonesia selama 3 tahun berturut-turut (2021-2023), menjadikan Kota Singkawang menarik untuk menjadi salah satu referensi bagi kota HAM," tambahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar