Beberapa mekanik Nissan sedang melakukan perawatan kendaraan Foto: dok. Nissan Indonesia
Raksasa otomotif, Nissan, tengah mempertimbangkan rencana untuk menutup dua pabrik perakitan mobil di Jepang serta beberapa pabrik di negara lain termasuk di Meksiko.
Menurut sejumlah sumber, penutupan pabrik tersebut merupakan bagian dari upaya pemangkasan biaya yang sebelumnya telah disampaikan perusahaan dalam pekan ini.
Mengutip Reuters, Minggu (18/5) produsen mobil ini dikabarkan sedang menimbang untuk menutup pabrik Oppama di Jepang yang memulai produksi pada 1961 dan pabrik Shonan yang dioperasikan oleh Nissan Shatai, di mana Nissan memiliki 50 persen saham, kata para sumber. Apabila rencana ini terlaksana, Nissan hanya akan memiliki tiga pabrik perakitan mobil di Jepang.
Nissan juga mempertimbangkan untuk menghentikan produksi di pabrik-pabriknya di Afrika Selatan, India, dan Argentina, serta mengurangi jumlah pabrik di Meksiko, ungkap salah satu sumber.
Produsen mobil terbesar ketiga di Jepang ini mengumumkan langkah penghematan besar-besaran pada Selasa lalu, dengan rencana pengurangan tenaga kerja sekitar 15 persen dan memangkas tujuh pabrik produksi global dari 17 menjadi 10, sebagai bagian dari strategi restrukturisasi besar-besaran.
Harian Yomiuri, yang pertama kali melaporkan kemungkinan penutupan pabrik Nissan di Jepang dan luar negeri, menyebutkan bahwa dua pabrik di Meksiko sedang dipertimbangkan untuk ditutup.
Nissan menyatakan melalui situs resminya bahwa laporan mengenai potensi penutupan beberapa pabrik tersebut bersifat spekulatif dan tidak berdasarkan informasi resmi dari perusahaan.
"Saat ini, kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai hal ini," tulis Nissan dalam pernyataannya.
"Kami berkomitmen menjaga transparansi dengan para pemangku kepentingan dan akan menyampaikan pembaruan yang relevan bila diperlukan," imbuhnya.
Ilustrasi Pabrik Nissan. Foto: Shutterstock
Langkah restrukturisasi yang lebih agresif ini diumumkan oleh CEO baru Ivan Espinosa, dan menandai perubahan tajam dari strategi pendahulunya Makoto Uchida yang sebelumnya menaruh harapan besar untuk ekspansi produksi global dan menolak menutup pabrik domestik.
Penjualan Nissan pada tahun fiskal 2024 tercatat sebanyak 3,3 juta unit, turun 42 persen dibandingkan tahun fiskal 2017.
Dalam pernyataan pada Sabtu itu, Nissan juga menyampaikan bahwa sebelumnya mereka telah mengumumkan konsolidasi produksi pikap Nissan Frontier dan Navara dari Meksiko dan Argentina ke satu pusat produksi di pabrik Civac, Meksiko.
Selain itu, Nissan menyatakan bahwa pada Maret lalu, mitra aliansi asal Prancis, Renault, telah mengumumkan rencana untuk membeli seluruh saham Nissan di bisnis patungan mereka di India, Renault Nissan Automotive India Private Ltd.
Sisa Tiga Pabrik di Jepang
Apabila jadi dilakukan, penutupan pabrik di Jepang ini akan menjadi yang pertama sejak Nissan menutup pabrik Murayama pada 2001.
Menjaga tiga pabrik domestik yang tersisa, pabrik Tochigi, serta pabrik Nissan Motor Kyushu dan Nissan Shatai Kyushu di Prefektur Fukuoka dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor dari Jepang, kata salah satu sumber.
Pabrik Oppama memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 240.000 unit dan mempekerjakan sekitar 3.900 pekerja per akhir Oktober. Pada 2010, pabrik ini menjadi yang pertama memproduksi Nissan Leaf, yang secara luas dianggap sebagai mobil listrik pasar massal pertama di dunia.
Sementara itu, pabrik Shonan yang memproduksi van komersial memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 150.000 unit dan mempekerjakan sekitar 1.200 orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar