Hotel-hotel berbintang 5 di sekitar Masjidil Haram. Tower Zamzam di sebelah kanan. Foto: Kemenhaj KSA
Kota Makkah sedang sibuk menyambut jemaah haji 2025 yang mulai berdatangan. Haji tahun ini diperkirakan diikuti lebih 1,8 juta orang dari penjuru dunia. Mereka akan menghuni ribuan penginapan (hotel/apartemen) di kota suci.
Pemerintah Kota Makkah telah menyetujui 3.149 izin perumahan/penginapan resmi untuk musim haji 2025.
Izin ini mencakup 428.289 kamar hunian yang tersebar di area seluas 7.635.086 meter persegi yang mampu menampung setidaknya 1.867.215 jemaah.
Jemaah haji Malaysia kloter pertama tiba di Arab Saudi, Selasa (29/4/2025). Foto: Kemenhaj KSA
"Ini merupakan bagian dari inisiatif utama pemerintah kota yang mencerminkan komitmennya terhadap kesejahteraan jemaah, memastikan lingkungan hunian yang aman dan nyaman melalui kepatuhan terhadap semua standar teknis dan peraturan yang diperlukan," lapor Saudi Gazette, Jumat (2/5).
Pemkot Makkah menerapkan syarat yang tinggi dalam mengeluarkan izin bagi pemilik hunian untuk digunakan sebagai penginapan jemaah haji.
Persyaratan itu antara lain:
Verifikasi izin bangunan dan rencana arsitektur yang disetujui
Peninjauan laporan keselamatan,
Ketersediaan tangga darurat,
Ketersediaan generator listrik,
Memastikan perjanjian pemeliharaan dan pelatihan keselamatan staf.
Petugas memeriksa kesehatan jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama tiba embarkasi Kertajati di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (1/5/2025). Foto: kumparan
Jemaah Haji Reguler RI Tempati 205 Hotel
Indonesia tahun ini mendapat kuota haji 221 ribu, terdiri dari jemaah haji reguler yang dikelola pemerintah dan haji khusus yang dikelola swasta.
Sebanyak 203.320 haji reguler akan menempati 205 hotel di Makkah, sedangkan di Madinah 95 hotel.
Saat ini jemaah haji dari penjuru dunia mulai berdatangan ke Makkah dan Madinah. Mereka menanti puncak haji yang berlangsung pada awal Juni 2025.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar