Apr 25th 2025, 10:37, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Ilustrasi Pesawat Air India. Foto: Shutter Stock
Ketegangan antara India dan Pakistan memuncak. Pakistan per Kamis (24/4) melarang maskapai India melintas wilayah udaranya.
Pakistan juga menolak pembatalan perjanjian air di Sungai Indus yang dilakukan India, sebagai respons pembantaian puluhan turis di Kashmir pada Selasa (22/4) pekan ini.
Dengan aksi saling balas ini hubungan kedua negara bertetangga ini berada di level terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Lewat sebuah pernyataan resmi, larangan terbang maskapai dari India berlaku pula untuk pesawat India yang terbang dari negara ketiga. Pakistan juga melarang warga India masuk ke negaranya lewat skema visa khusus Asia Selatan.
Ilustrasi Peta India dan Pakistan. Foto: Shutterstock
"Pakistan akan menggunakan hak untuk menangguhkan semua perjanjian bilateral dengan India, termasuk Perjanjian Simla 1972, hingga New Delhi berhenti "mendorong terorisme di Pakistan," kata kantor Perdana Menteri Pakistan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters.
Perjanjian Simla yang disinggung kantor PM Pakistan adalah kesepakatan yang dicapai dua negara setelah perang ketiga pada 1972.
Personel Pasukan Keamanan Perbatasan India dan Pasukan Pakistan dalam upacara Pemukulan Beating di Kashmir, Kamis (15/8). Foto: Kashmir
Perjanjian Simla disusun untuk mengatur bagaimana hubungan bilateral dua negara berjalan. Penghormatan terhadap garis gencatan senjata di Kashmir turut diatur perjanjian itu.
Sampai saat ini belum ada respons India terkait pernyataan Pakistan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar