Mar 16th 2025, 17:27, by Eka Febriani, Lampung Geh
Ilustrasi penyaluran gas LPG 3 Kg | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan ketersediaan Elpiji 3 kilogram (kg) tetap aman hingga Lebaran 2025 dengan menambah kuota tahunan menjadi 221 ribu metrik ton (MT).
Kuota ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 214.381 MT, guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.
Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Sopian Atiek menjelaskan, dengan adanya kuota tambahan ini, stok Elpiji subsidi akan tetap terjaga dan distribusinya dilakukan sesuai kuota bulanan.
"Kuota tahunan untuk LPG tiga kilogram atau Elpiji subsidi hingga Desember 2025 ini sebanyak 221 ribu metrik ton di Provinsi Lampung," ujar Sopian pada Sabtu (15/3).
Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Sopian Atiek | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
Ia menegaskan, meskipun stok dipastikan aman, distribusi Elpiji tetap harus mengikuti ketentuan kuota tahunan yang telah ditetapkan.
"Stok aman dari Ramadan hingga Lebaran nanti. Namun, karena Elpiji ini barang subsidi, maka distribusinya tetap harus diatur sesuai kuota per bulan," jelasnya.
Untuk memastikan pasokan tetap stabil di tengah lonjakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran, Pemprov Lampung telah mengajukan tambahan penyaluran sebesar 10-15 persen dari jumlah normal.
"Ketersediaan normal semua. Setiap agen menyalurkan hingga enam kali per minggu, sementara di pangkalan distribusi dilakukan dua hingga tiga kali per minggu. Jika stok habis, segera dikirim lagi," ujar Sopian.
Ia menambahkan, jika terjadi peningkatan permintaan yang signifikan, Pemprov Lampung akan menambah stok sekitar 3-5 persen dari total kuota tahunan.
"Saat ini, mungkin karena momen Ramadan, masyarakat melakukan panic buying. Kami mengimbau agar tidak membeli berlebihan agar stok Elpiji tetap tersedia untuk semua," tambahnya.
Selain memastikan ketersediaan Elpiji, Pemprov Lampung juga berupaya menjaga harga tetap stabil dengan menggelar pasar murah di beberapa daerah.
"Kami sudah menyalurkan 300 unit tabung Elpiji untuk pasar murah di Lampung Utara guna menjaga stabilitas pasokan dan harga," pungkasnya. (Cha/Put)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar