Nov 10th 2024, 18:01, by Berita Terkini, Berita Terkini
Karakteristik murid berkebutuhan khusus. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Mikhail Nilov
Murid berkebutuhan khusus memiliki karakteristik unik yang perlu dipahami oleh pendidik dan orang tua agar dapat memberikan dukungan yang tepat dalam perkembangan. Jika tidak tahu, ada informasi beberapa karakteristik murid berkebutuhan khusus.
Anak berkebutuhan khusus biasanya memiliki kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku yang cukup sulit. Anak tersebut sering menunjukkan perilaku yang berbeda pada umumnya dan memerlukan pendekatan yang lebih spesifik.
9 Karakteristik Murid Berkebutuhan Khusus pada Umumnya
Karakteristik murid berkebutuhan khusus. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/SHVETS production
Mengutip dari buku Anak Berkebutuhan Khusus dan Penanganannya, Tim Kreatif Media, (2024), ada banyak macam anak berkebutuhan khusus. Ada yang berkebutuhan khusus pada bagian pengelihatan, pendengaran, intelektual, fisik dan sosial.
Adapun beberapa karakteristik murid berkebutuhan khusus pada umumnya adalah sebagai berikut.
1. Hambatan dalam Bahasa
Anak umumnya mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi secara verbal, baik dalam pemahaman maupun ekspresi bahasa. Ini dapat menghambat dalam menyampaikan kebutuhan dan keinginan.
2. Kesulitan Mengenal dan Merespon Emosi
Murid sering kesulitan mengenali dan merespon ekspresi emosi orang lain, seperti senyuman atau tanda marah. Hal ini dapat membuat tampak kurang peka terhadap perasaan orang lain.
3. Ekspresi Emosi yang Kaku
Murid sering menunjukkan ekspresi emosi yang terbatas dan tidak beragam sehingga sulit bagi orang lain untuk mengetahui perasaan yang sesungguhnya.
4. Kurangnya Empati
Murid memiliki keterbatasan dalam menunjukkan empati atau memahami kondisi emosional orang di sekitar.
5. Perilaku Tidak Terkendali
Terkadang murid menunjukkan perilaku yang meledak-ledak atau di luar kontrol sebagai reaksi terhadap situasi yang sulit.
6. Masalah Perilaku
Murid memiliki tantangan dalam berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku, baik di rumah maupun di sekolah.
7. Kurangnya Pemahaman Diri
Murid bisa memiliki kesulitan dalam menyadari keberadaan dan peran diri sendiri dalam lingkungan sekitarnya.
8. Keterbatasan dalam Ekspresi Diri
Murid sering mengalami keterbatasan dalam mengungkapkan pikiran atau perasaan secara jelas.
9. Perilaku Monoton dan Kesulitan Beradaptasi
Murid cenderung memiliki pola perilaku yang repetitif dan sulit menyesuaikan diri dengan perubahan dalam rutinitas atau lingkungan.
Dengan memahami beberapa karakteristik murid berkebutuhan khusus ini, diharapkan pendidik dan orang tua dapat menerapkan pendekatan yang lebih baik dan efektif dalam mendukung kebutuhan belajar anak. Semoga berjalan lancar. (RIZ)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar