Search This Blog

Cegah Oversupply Batu Bara, Bahlil Tak Ambisius Kejar Target Produksi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cegah Oversupply Batu Bara, Bahlil Tak Ambisius Kejar Target Produksi
Oct 13th 2024, 19:00, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS

Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku tidak khawatir fenomena La Nina, yang menyebabkan musim hujan berkepanjangan, dapat menyebabkan produksi batu bara tahun ini di bawah target.

Berdasarkan catatan Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, realisasi produksi batu bara hingga 13 Oktober 2024 mencapai 624,16 juta ton, sekitar 87,91 persen dari target sebesar 710 juta ton.

Di sisi lain, Kementerian ESDM sudah menyetujui 587 Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk periode 2024-2026, dengan total tonase batu bara 2,74 miliar.

Dari total RKAB tersebut, rinciannya adalah total tonase batu bara untuk tahun 2024 adalah sebesar 922,14 juta ton, tahun 2025 sebesar 917,16 juta ton, dan tahun 2026 sebesar 902,97 juta ton.

Saat ditanya terkait upaya memenuhi target produksi batu bara di tahun ini di tengah ancaman La Nina, Bahlil sayangnya tidak berkomentar banyak.

"Nanti kita lihat ya," katanya kepada awak media di Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (13/10).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama sang istri, Sri Suparni saat acara ESDM Fun Run and Fun Walk di TMII, Minggu (13/10/2024). Foto:  Fariza/kumparan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama sang istri, Sri Suparni saat acara ESDM Fun Run and Fun Walk di TMII, Minggu (13/10/2024). Foto: Fariza/kumparan

Adapun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2024/2025 terjadi pada Oktober 2024, dengan periode yang diprediksi lebih panjang. Puncak musim hujan akan terjadi di November 2024 hingga Februari 2025.

Bahlil mengatakan, pemerintah hanya ingin menjaga agar tidak terjadi kondisi kelebihan pasokan (oversupply) batu bara. Sebab, hal ini akan memengaruhi penurunan harga batu bara.

"Betul kita kejar target volume, tapi kita juga mempertimbangkan harga kalau over supply berarti hukum permintaan penawaran terjadi," jelasnya.

Dengan demikian, dia menyebutkan pemerintah lebih berharap agar pasokan (supply) batu bara tidak terlalu tinggi, sehingga harganya tidak jatuh.

"Kita maunya adalah kalau supply-nya tinggi harga stabil, jangan supply tinggi harga jatuh, kita lihat ke depan," tandas Bahlil.

Media files:
01hjn8dfxjgsd8hc1f4vtrzmcc.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar