May 26th 2024, 19:43, by Berita Terkini, Berita Terkini
Ilustrasi Tentukan Zat Pelarut dan Zat Terlarut pada Larutan Pewarna untuk Membuat Batik. Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti
Tentukan zat pelarut dan zat terlarut pada larutan pewarna untuk membuat batik! Batik adalah salah satu seni kriya yang sudah dikenal sejak dahulu.
Batik sendiri merupakan karya seni bernilai tinggi, yang sudah menjadi bagian dari kebudayaan dan kebanggaan Indonesia. Batik dapat diartikan sebagai titik-titik yang dituliskan di sebuah kain lebar, hingga membentuk sebuah gambar.
Tentukan Zat Pelarut dan Zat Terlarut pada Larutan Pewarna untuk Membuat Batik
Ilustrasi Tentukan Zat Pelarut dan Zat Terlarut pada Larutan Pewarna untuk Membuat Batik. Sumber: Unsplash/Camille Bismonte
Kerajinan kain Nusantara yang terkenal adalah batik. Selain di Indonesia, batik pun terkenal di Malaysia. Pada umumnya, batik digunakan untuk kain jarik, kemeja, sprai, taplak meja, dan busana wanita.
Menurut sejarahnya, batik berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad ke-17 yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Pada zaman tersebut, motif batik yang terkenal adalah motif hias binatang dan tumbuhan.
Selanjutnya, motif (corak) hias batik berkembang dengan motif hias lukisan, awan, relief candi, wayang beber, dan sebagainya. Pada tahap berikutnya, muncul penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian seperti yang kita kenal sekarang.
Tentukan zat pelarut dan zat terlarut pada larutan pewarna untuk membuat batik! Zat pelarut pada larutan pewarna untuk membuat batik adalah air, sedangkan zat terlarutnya adalah lilin.
Untuk dapat memahami cara membuat batik, berikut adalah alat dan bahan membuat batik, sebagaimana dikutip dari buku Kebanggaan Indonesia Batik Menjadi Warisan Dunia, Dodi Mawardi, (2021:20-21).
1. Gawangan
Alat yang berbentuk seperti jemuran ini bisa dibuat dari bahan kayu atau bambu. Gawangan digunakan untuk menyangkutkan atau membentangkan kain saat dibatik.
2. Bandul
Alat ini biasa dibuat dari kayu atau timah, tetapi bisa juga menggunakan kantong yang diisi batu. Bandul digunakan untuk menahan kain yang sedang dibatik agar tidak gampang bergeser atau tertarik.
3. Wajan dan Kompor
Wajan dan kompor digunakan untuk proses pencairan lilin. Saat membatik, kompor harus selalu nyala supaya lilin tetap cair.
4. Saringan Malam
Saringan digunakan untuk menyaring malam panas yang kotor. Hal ini supaya jalannya malam pada cucuk canting menjadi lancar.
5. Canting
Canting adalah alat yang digunakan untuk mengambil lilin dari dalam wadah lalu memindahkan ke atas kain.
6. Kain Mori
Media membatik yang ada saat ini tidak hanya kain mori, tetapi bisa dengan kain sutra atau lainnya. Namun, untuk pemula disarankan memakai kain mori karena selain punya kualitas baik, kain mori juga mudah untuk diproses, dan harganya terjangkau sehingga mudah didapatkan.
7. Lilin
Lilin merupakan bahan utama membuat batik. Lilin digunakan untuk menggambar pola di atas kain. Kalau bahan ini tidak ada, maka proses membatik tidak bisa dilakukan.
8. Pewarna Batik
Batik perlu diberi warna supaya terlihat lebih menarik. Berdasarkan bahan dasarnya, jenis pewarna batik ada dua jenis, yakni pewarna alami dan pewarna sintetis.
9. Sarung Tangan
Alat ini digunakan untuk membantu supaya saat proses pewarnaan tidak akan terkena tangan. Sarung tangan yang digunakan sebaiknya bertekstur halus dan tidak kaku.
Kesimpulan dari pertanyaan tentukan zat pelarut dan zat terlarut pada larutan pewarna untuk membuat batik adalah zat pelarut yaitu air dan zat terlarut yaitu lilin.(glg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar