Search This Blog

Sri Mulyani Tarik Utang Baru Rp 345 Triliun di 12 Desember 2023

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sri Mulyani Tarik Utang Baru Rp 345 Triliun di 12 Desember 2023
Dec 15th 2023, 18:15, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers terkait pertemuan ASEAN Tingkat Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan (AFHMM) di Jakarta, Kamis (24/8) Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers terkait pertemuan ASEAN Tingkat Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan (AFHMM) di Jakarta, Kamis (24/8) Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menarik utang baru Rp 345 triliun per 12 Desember 2023. Penarikan utang baru ini turun 36,6 persen dibandingkan 12 Desember 2022 senilai Rp 544,4 triliun.

"Kalau kita lihat pembiayaan utang ini dibandingkan tahun lalu turun sangat tajam," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (15/12).

Rincian utang baru itu berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) netto sebesar Rp 298,6 triliun dan pinjaman netto sebesar Rp 46,4 triliun.

"Penerbitan SBN netto turun 44,2 persen dari penerbitan tahun lalu Rp 534,8 triliun. Pinjaman tahun ini naik dari tahun lalu yang hanya Rp 9,5 triliun. Jadi ada kenakan dari sisi pinjaman, namun dari SBN turun sangat drastis," ungkapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (15/12/2023). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (15/12/2023). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Sri Mulyani bilang, kondisi ini menggambarkan APBN yang semakin sehat. Pembiayaan utang terus dijaga pada level aman, mengingat situasi global saat ini cenderung dengan kenaikan suku bunga dan volatilitas tinggi.

"Ini yang menggambarkan APBN kita makin sehat karena defisitnya jauh lebih rendah dibandingkan rancangan awal dan dibandingkan tahun lalu. Tren dari defisit menurun, konsolidasi fiskal tetap terjaga kredibel dan kuat," tutur Menkeu.

Adapun turunnya angka penarikan utang ditopang oleh penerimaan negara yang masih moncer dan belanja yang masih terjaga dengan baik. Selanjutnya, pemerintah menggunakan sebagian saldo anggaran lebih (SAL) 2022 sebagai langkah antisipasi volatilitas pasar keuangan di 2023.

Media files:
01h8jwjnyap1nkcmjwm90fhw6d.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar