Dec 15th 2023, 17:54, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Konferensi pers pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Nataru 2023/2024, Jumat (15/12/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membentuk posko nasional sektor ESDM untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 selama periode 15 Desember hingga 8 Januari 2024.
Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menuturkan posko tersebut untuk dalam rangka koordinasi, pengawasan, penyediaan, pendistribusian BBM, gas, pasokan listrik, dan antisipasi kebencanaan geologi.
"Pelaksanaan posko terhitung hari ini, 15 Desember sampai 8 Januari 2024 dan akan bertempat di gedung BPH Migas lantai 4," ungkapnya saat konferensi pers, Jumat (15/12).
Erika menjelaskan, selama posko Nataru berlangsung, BPH Migas dan PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan 114 terminal BBM, lebih dari 7.400 SPBU, 71 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah dengan permintaan tinggi.
Sementara itu, dia memaparkan kondisi ketahanan stok BBM dalam aman baik gasoline, gasoil, kerosin, maupun avtur, dengan ketahanan di atas 17 hari.
"Diperkirakan permintaan gasoline naik 4 persen, gasoil turun 3,6 persen, avtur naik 6 persen, dan BBM industri turun 9 persen," ungkap Erika.
Sementara itu, Kementerian ESDM akan menyiagakan 23 terminal LPG, 667 SPPBE, dan 4.972 agen LPG. Adapun prognosa ketahanan stok LPG dalam posisi aman dengan coverage day rata-rata 18 hari.
"Rata-rata stabil dan menyiapkan agen dan pangkalan LPG yang siaga selama 24 jam," ucap Erika.
Secara umum, kata Erika, penyaluran gas bumi untuk kebutuhan masyarakat mencapai 897 BBTUD selama Nataru yang akan melayani 3.019 pelanggan komersial dan industri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar