Dec 15th 2023, 23:38, by Paulina Herasmaranindar, kumparanNEWS
Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo berdiskusi santai dengan generasi milenial di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/12/2023). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo diminta memilih secara cepat antara Manchester United terdegradasi atau melihat Manchester City meraih juara tiga kali atau treble selama lima musim berturut-turut. Dengan cepat, Ganjar langsung memilih MU.
Momen itu terjadi saat Ganjar makan malam bersama milenial dan gen Z, di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/12). Awalnya, Ganjar ditantang menjawab cepat pertanyaan yang diajukan seorang milenial.
Pertanyaan awal, Ganjar diminta memilih antara kopi atau teh. Ganjar kemudian menjawab kopi.
"Kopi dan tidak ada di sini," kata Ganjar sambil menunjuk ke arah mejanya. Milenial yang bertanya pun tertawa mendengar jawaban Ganjar. Dan mengajukan pertanyaan berikutnya.
"Nasi padang atau warteg?" tanya milenial. "Padang," jawab Ganjar.
"Kacang panjang atau tempe goreng?". "Kacang panjang," kata Ganjar.
"Lari atau sepeda?" tanya milenial. 'Lari. Kalau bersepeda jatuh," jawab Ganjar lagi.
"Mobil klasik atau mobil sport?" tanya milenial. "Mobil sport," ujar Ganjar.
Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo berdiskusi santai dengan generasi milenial di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/12/2023). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
Kemudian, Ganjar diminta untuk memilih Metallica dan Deep Purple. Eks Gubernur Jateng itu memilih Metallica.
Ganjar juga diminta memilih antara Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Ganjar mengaku jika dirinya lebih menyukai Messi.
"Nggak (Ronaldo). (Lebih suka) Messi, sudah Messi. Delapan (ballon d'or), tapi klub tetap MU," kata Ganjar.
Pertanyaan terakhir, Ganjar diminta memilih antara melihat Manchester United terdegradasi atau menyaksikan Manchester City meraih juara tiga kali selama lima musim berturut. Dia tetap memilih MU.
"MU, apa pun. MU pokoknya. MU saya. Eh, saya dari dulu merah, bung. Masuk, ya," jelas dia.
Dia pun mengingatkan para milenial dan gen Z menjadi seseorang yang konsisten terhadap pilihan yang sudah dibuat.
"Mempertahankan prinsip itu penting. Nggak boleh mencla-mencle," tandas politikus PDIP itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar