Search This Blog

Foto: Taman Margasatwa Ragunan Ubah Kotoran Hewan Jadi Energi Terbarukan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Foto: Taman Margasatwa Ragunan Ubah Kotoran Hewan Jadi Energi Terbarukan
Dec 15th 2023, 09:47, by Aditia Noviansyah, kumparanNEWS

Petugas operator biodigester TMR dibantu 'keeper' mengumpulkan kotoran gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Tumpukan pupuk padat hasil dari olahan limbah organik di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto
Petugas operator biodigester TMR menunjukkan panel listrik pengolahan limbah organik Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto
Petugas mengumpulkan sisa pakan unggas dan primata untuk dibawa ke lokasi pengolahan limbah organik di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Petugas mengumpulkan kotoran Capybara di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Petugas operator biodigester memasukkan sisa pakan unggas dan primata ke dalam mesin cacah di lokasi pengolahan limbah organik Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Petugas memasak di kompor biogas di lokasi pengolahan limbah organik Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Petugas operator biodigester TMR menunjukkan lampu yang menyala hasil dari konversi biogas ke listrik di lokasi pengolahan limbah organik Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) bersama PT Paiton Energy melalui program Waste to Energy (WTE) memanfaatkan kotoran hewan dan sisa makanan menjadi biogas dan energi listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Biogas/PLTSa Biogas).

Program Waste to Energy ini menjadi solusi pengelolaan limbah yang terintegrasi melalui pengembangan energi terbarukan berupa pengoperasian delapan unit mesin biodigester yang berfungsi untuk mengolah kotoran hewan dan sisa makanan.

PLTSa Biogas di TMR ini mengolah dua ton kotoran hewan dan sampah organik per harinya dan menghasilkan listrik sebesar 234 kWh. Sedangkan proses fermentasi limbah organik menjadi biogas sebelum dikonversi menjadi listrik berlangsung selama 21-30 hari. Sementara biogas yang tidak dikonversi digunakan untuk memasak para pekerja sekaligus untuk menguji kandungan gas melalui api yang dihasilkan.

Petugas mengecek tabung biodigester yang memfermentasi hasil  limbah organik menjadi biogas di lokasi pengolahan limbah organik Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Petugas mengecek tabung biodigester yang memfermentasi hasil limbah organik menjadi biogas di lokasi pengolahan limbah organik Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Media files:
01hhnmkv9edq7rex4njxeakayz.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar