Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa Menparekraf Sandiaga Uno pada halal bihalal Majelis Ulama Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (18/5/2023). Foto: Haya Syahira/kumparan
Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ada menteri aktif di kabinet Presiden Jokowi yang mendekati Demokrat untuk membentuk koalisi baru bersama PPP dan PKS. Menteri aktif yang dimaksud SBY disinyalir adalah Menparekraf sekaligus Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno.
Terkait pernyataan SBY itu, Sandi mengatakan belum mendengar secara utuh. Ia mengatakan, tidak mengikuti sampai akhir keterangan SBY saat menyampaikan hasil rapat Majelis Tinggi Partai.
"Saya belum mendengar dan membawa langsung, tapi waktu lagi live saya sempet lihat di awal Pak SBY menyampaikan beberapa perkembangan dan tentunya kita sangat hormati Pak SBY," kata Sandiaga di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat (1/9).
Sandiaga mengaku, tidak bisa mendengarkan secara utuh pernyataan SBY karena harus mengikuti tugas kementerian lainnya.
"Tapi yang statement yang itu saya belum dapat update karena saya di menit ke 20, 25 di pernyataan tersebut saya harus ada tugas lain," tuturnya.
Ia mengatakan, akan mengecek pernyataan SBY soal menteri aktif itu bersama PPP.
"Saya cek nanti sama teman-teman di PPP apa yang disampaikan oleh beliau," pungkasnya.
Sebelumnya, SBY mengatakan ada menteri aktif yang intensif melakukan lobi politik dengan menawarkan koalisi baru dengan Demokrat.
"Ada seorang menteri sekarang ini masih aktif dari kabinet kerja pimpinan Presiden Jokowi secara intensif melakukan lobi, termasuk kepada Partai Demokrat dengan menawarkan mengajak koalisi yang baru," kata SBY.
SBY mengatakan, menteri aktif itu -- yang kemudian disinyalir adalah Sandiaga mengajak membentuk poros baru yang berisi Demokrat, PKS, dan PPP.
"Yang bersangkutan mengatakan yang disampaikan ini, inisiatif ini sudah sepengetahuan Pak Lurah, kata-kata sang menteri, bukan kata-kata saya, kata-kata yang bersangkutan," ujar SBY
Tidak ada komentar:
Posting Komentar