Search This Blog

Influencer dan Model Victoria's Secret Di-bully karena Tubuhnya Plus Size

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Influencer dan Model Victoria's Secret Di-bully karena Tubuhnya Plus Size
Sep 24th 2023, 17:23, by Hutri Dirga Harmonis, kumparanWOMAN

Remi Bader, Influencer dan Model Victoria's Secret. Foto: Instagram/@remibader
Remi Bader, Influencer dan Model Victoria's Secret. Foto: Instagram/@remibader

Body shaming atau komentar negatif terhadap bentuk dan ukuran tubuh kerap dialami perempuan. Mirisnya, komentar tersebut sering kali juga muncul dari kaum perempuan lho, Ladies. Hal ini baru saja dialami oleh influencer dan model Victoria's Secret, Remi Bader.

Perempuan berusia 28 tahun ini kerap berbagi konten soal perjalanan kesehatannya, termasuk perjuangan melawan makan berlebihan, di media sosial TikTok. Malang, ia disorot dan mendapatkan komentar buruk soal ukuran tubuhnya yang plus size.

"Saya tidak tahu kenapa hal itu (body shaming) diperbolehkan secara online. Mempermalukan seseorang dan penampilannya setiap hari sangatlah menjijikkan," kata Remi, seperti dikutip dari Insider.

Sebagai influencer dan model, Remi mengaku akan menerima segala kritik membangun soal dirinya, termasuk tentang karakternya hingga sikap buruk yang mungkin dimilikinya. Tapi, ia berharap, netizen tidak mengatakan hal buruk tentang tubuhnya.

"Tolong berhenti mengomentari tubuhku karena aku melakukan semua yang aku bisa untuk membuat diriku merasa lebih baik," ujar Remi.

Sangat berat bagi Remi untuk membaca komentar buruk soal tubuhnya di internet setiap hari. Oleh sebab itu, ia memutuskan untuk berhenti membagikan konten tentang kesehatannya di TikTok.

"Saya tidak akan ke mana-mana, tetapi perjalanan kesehatan pribadi saya tidak akan lagi dibagikan ke Anda semua. Terima kasih atas pengertiannya," pungas Remi.

Dampak body shaming yang perlu kamu tahu

Ilustrasi body shaming. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi body shaming. Foto: Shutter Stock

Body shaming adalah tindakan mengejek tubuh orang lain, seperti ukuran, warna kulit, usia, hingga penampilan rambut seseorang. Dalam kebanyakan kasus, body shaming lebih sering menyerang ukuran tubuh seseorang, seperti yang dialami Remi.

Ladies, kamu perlu paham, mengatakan hal buruk soal tubuh orang lain bisa berdampak negatif untuk kesehatan mental mereka, lho. Mengutip Verry Well Mind, seseorang yang mendapatkan body shaming akan merasa malu pada tubuhnya sehingga itu meningkatkan risiko depresi yang signifikan.

Body shaming dapat menimbulkan ketidakpuasan terhadap tubuh yang kemudian menurunkan harga diri dan membuat seseorang membenci tubuhnya sendiri. Komentar buruk terhadap seseorang yang memiliki ukuran plus size, misalnya, dapat menyebabkan gangguan makan.

Jadi, sebaiknya kamu lebih berhati-hati, ya, Ladies, saat memberikan komentar soal tubuh orang lain.

Media files:
01hb3b3v9jz39epchqqkt58gvs.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar