Contoh soal sudut depresi bisa digunakan sebagai referensi belajar. Sudut depresi adalah istilah yang digunakan dalam trigonometri dan geodesi untuk menggambarkan sudut antara garis pandang pengamat ke titik rendah atau titik bawah dari objek yang diamati.
Sudut depresi juga sering digunakan dalam survei dan pemetaan untuk mengukur jarak vertikal antara pengamat dan objek di bawahnya.
Dikutip dari buku Latihan Soal-soal Matematika SMP karya Supadi, S.Si, M.Si (2008: 180), sudut depresi adalah sudut yang terbentuk antara arah pandang mata terhadap garis horisontal ketika mata melihat ke bawah.
Secara visual, seseorang dapat membayangkan sudut depresi sebagai sudut antara garis pandang pengamat (misalnya, garis pandang mata) dan garis yang ditarik dari mata pengamat ke titik bawah atau titik rendah dari objek yang diamati.
Agar lebih mudah memahami mengenai sudut depresi. Berikut tersaji 2 contoh soal sudut depresi dalam Matematika dan pembahasannya lengkap.
1. Tinggi suatu gedung bertingkat 40 m. Amir berdiri di atas gedung memandang Bayu yang berdiri di halaman (tinggi Amir = tinggi Bayu). Sedangkan, jarak Bayu dari gedung adalah 30 m. Jika sin 36,90 = 0,6, sin 48,60 = 0,75, sin 41,40 = 0,66, maka besar sudut depresi bagi Amir ketika melihat Bayu adalah..
Jawaban:
sin x° = CB/AB = 30/AB
Jarak AB dicari dengan phytagoras:
AB = AC²+ BC²
= 40° + 30°
= 1.600 + 900
= 2.500
AB = √2.500
= 50 m
Sin x° = 30/50
Sin x°= 3/5
= 0,6 x
= 36,9°
Sehingga y = 90 - 36,9°
y = 53,1°
2. Diketahui seseorang yang berada di atas mercusuar dengan tinggi 453 meter sedang mengamati sebuah objek di bawahnya dengan jarak antara objek dan mercusuar sejauh 135 meter. Sudut depresi yang terbentuk adalah ...
Jawaban:
Besaran sudut ABC sama dengan sudut a° karena saling berseberangan. Dengan menggunakan konsep tangen, diperoleh
Demikian uraian mengenai contoh soal sudut depresi dalam Matematika yang bisa digunakan sebagai referensi. Perbanyaklah latihan soal agar lebih mudah memahami materinya. (Umi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar