Jul 14th 2023, 10:31, by Aliyya Bunga, kumparanNEWS
Presiden Jokowi hadiri KTT ke-37 Asean secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020). Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dukungan dari negara-negara maju yang menjadi mitra dialog ASEAN agar blok regional ini dapat terus tumbuh berkembang.
Hal ini disampaikan Jokowi saat melakukan courtesy call di hadapan para menteri luar negeri ASEAN beserta negara mitra dialognya di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/7).
Adapun kegiatan ini digelar sebagai bagian dari serangkaian 56th ASEAN Foreign Ministers Meeting (AMM) dan Post Ministerial Conference (PMC) yang telah berlangsung sejak awal pekan ini.
Menurut Jokowi, negara di Asia Tenggara telah memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan (epicentrum of growth) dengan banyaknya jumlah usia produktif, kekayaan alam yang melimpah — ditambah dengan lokasi geografisnya yang strategis di dunia.
"ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi epicentrum of growth — baik berupa usia produktif yang melimpah, serta kekayaan alam yang juga berlimpah," kata Jokowi.
Presiden Jokowi terima kunjungan kehormatan para Menlu ASEAN di Jakarta, Jumat (14/7/2023). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Namun, seluruh sumber daya tersebut tidak dapat sepenuhnya termanfaatkan dengan baik tanpa dukungan dari negara-negara maju agar bisa saling menguntungkan.
"Kami negara-negara ASEAN — negara yang sedang berkembang, butuh pengertian, butuh kearifan, dan juga butuh dukungan baik dari negara-negara maju dan negara-negara sahabat," jelas Jokowi.
Menurut dia, dukungan baik ini dibutuhkan demi meninggalkan pendekatan zero-sum (satu menang dan orang lain kalah) yang mana keuntungan seseorang setara dengan kerugian orang lain. Justru, langkah yang perlu diambil adalah pendekatan saling menguntungkan tanpa ada pihak yang dijatuhkan.
"Ada sebuah pepatah di Indonesia yaitu 'menang tanpo ngasorake' — yang artinya kita dapat menjadi pemenang tanpa merendahkan yang lain, tanpa mengalahkan yang lain," kata Jokowi.
"Untuk itu, saya mengajak kita semuanya marilah kita menjadi pemenang yang terhormat, menang tanpo ngasorake," tutup dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar