Benda antik berupa Senjata jenis kadga era Sriwijaya yang ditemukan di Sungai Musi Palembang, Minggu (4/6) Foto: abp/Urban Id
Di rumah yang berlokasi di Jalan Musyawarah Dua, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1 inilah Nuh Taro (38) memulai hobinya mengumpulkan Benda-benda jadul yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Kegiatan yang tadinya sebatas hobi, kini mendatangkan rezeki setelah ia jalani dengan serius.
Sejak dua puluh tahun lalu, berbagai barang ia kumpulkan hingga memenuhi ruangan rumahnya. Mulai dari barang pecah belah, piringan hitam, hingga senjata tradisional temuan sungai musi. Selain mendatangan rezeki, usaha antik miliknya juga mencuri perhatian arkeolog asal Spanyol hingga musisi papan atas Indonesia, seperti Ryan D'masiv hingga Ipang Lazuardi.(abp)
Nuh Taro bersama barang antik jenis senjata kuno yang ditemukan di Sungai Musi Palembang, Minggu (4/6) Foto: abp/Urban IdBarang antik berupa barang pecah belah yang ia koleksi di rumahnya yang memiliki nilai ekonomi, Minggu (4/6) Foto: abp/Urban IdTaro bersama Ryan D'masiv dengan koleks barang antik berupai piringan hitam yang ia kumpulkan, Minggu (4/6) Foto: abp/Urban IdBarang antik berupa Manik-manik hasil temuan Sungai Musi Palembang, Minggu (4/6) Foto: abp/Urban IdBarang antik berupa senjata era kesultanan Palembang bergagang perak yang menjadi koleksi pribadinya, Minggu (4/6) Foto: abp/Urban Id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar