Niat keramas puasa Ramadhan perlu dihapal karena selalu diperlukan untuk menyucikan diri. Umat Islam harus rajin menyucikan diri tidak hanya terkait dengan puasa Ramadhan tapi yang lebih utama adalah untuk sholat fardhu 5 kali setiap hari.
Dalam sholat fardhu, umat Islam harus suci, baik dari hadas besar maupun kecil. Simak niat tersebut dan tata cara melaksanakannya di bawah ini.
Ada beberapa macam niat mandi wajib yang diucapkan, antara lain untuk laki-laki, perempuan dan sebagainya. Namun secara umum, berikut adalah niat keramas puasa Ramadhan atau mandi wajib:
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah ta'ala".
Tata Cara Keramas Puasa Ramadhan
Keramas untuk memulai puasa atau mandi wajib itu tidak sama dengan mandi keramas biasa. Ada niat dan tata cara yang harus diamalkan agar benar-benar suci dari hadas besar.
Berikut adalah tata cara mandi wajib yang dikutip dari Panduan Lengkap Shalat Sunah Rekomendai Rasulullah, Zezen Zainal Alim (2012:19-21), yang terbagi menjadi rukun mandi besar dan sunah mandi besar.
Berikut adalah rukun mandi besar atau mandi wajib:
Mengucapkan niat seperti di atas bersamaan dengan permulaan mengucurkan air ke badan.
Mengucurkan air ke seluruh badan.
Membersihkan najis.
Sedangkan sunah-sunah mandi besar atau mandi wajib adalah sebagai berikut:
Membaca basmallah pada permulaan mandi.
Berwudhu sebelum mandi.
Menggosok badan.
Mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan daripada yang sebelah kiri.
Membaca doa setelah mandi. Bacaan doanya sama seperti doa sehabis wudhu.
Asyhadu al-laailaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah. Wa asyhadu anna Muhammadan 'Abduhuu warasuuluh. Allaahumaj'alnii minattawwabiina waj'alnii minal mutathahhiriin.
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar