Feb 5th 2023, 18:02, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan) saat menyampaikan update kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon CS, Selasa (24/1). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Polisi masih terus mengusut kasus penipuan penggandaan uang dan pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Cs. Termasuk mendalami terkait kemungkinan akan adanya korban-korban lain.
Terbaru, tim penyidik dari Polda Metro Jaya dan Polres Cianjur, Jawa Barat akan bertolak ke Mesir untuk bertemu dengan Yeni, salah satu TKW yang sempat lolos dari percobaan pembunuhan para tersangka.
Yeni merupakan istri dari M Dede Solihudin alias Dede (34) yang juga tersangka dalam kasus ini. Dia merupakan adik dari Ai Maemunah yang juga merupakan istri Wowon.
Sosok Yeni dianggap penting dalam pengungkapan kasus ini. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi bahkan menyebut bahwa Yeni merupakan saksi kunci yang dapat membuat kasus ini menjadi terang-benderang.
"Saat ini kita sedang mengembangkan terkait apakah adanya korban lain. Di sini ada saksi kunci adalah saudari Yeni yang saat ini sedang bekerja di Mesir. Rencana tim penyidik akan berangkat ke Mesir untuk mendalami keterangan yang bersangkutan," katanya kepada wartawan, Minggu (5/2).
Wowon Erawan alias Aki saat dihadirkan konpers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/2/2023). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Hengki menjelaskan, Yeni merupakan sosok yang berperan dalam merekrut para TKW-TKW di luar negeri untuk mengikuti penggandaan uang yang dilakukan Wowon Cs degan mengirimkan sejumlah dana.
Terkait dengan keberangkatannya ke Mesir. Hengki bilang pihaknya masih menunggu waktu Yeni yang kini sedang dibawa pergi liburan majikannya ke India.
Namun, Hengki ingin pemeriksaan Yeni dilakukan secepatnya agar kasus ini bisa segera terungkap.
"Kita sedang cari waktu, kita akan pergi ke sana termasuk dengan penyidik Polres Cianjur. Ini kendalanya si Yeni masih diajak liburan sama majikannya ke India. Jadi begitu begitu ada lampu hijau begitu yang bersangkutan kembali ke Mesir kita akan periksa nanti di kedutaan besar kita di Mesir," ujarnya.
Yeni Bisa Jadi Tersangka?
Wowon Erawan alias Aki (kiri ) dan Solihin alias Dullah saat dihadirkan konpers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/2/2023). Foto: Dok. Istimewa
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi juga menjelaskan soal kemungkinan Yeni jadi tersangka yang lain, tergantung dengan niat Yeni dalam merekrut para TKW.
"Tergantung, jadi apakah yang bersangkutan melakukan tindak pidana atau tidak itu tergantung niatnya. Apakah dia tahu bahwa dia ini merekrut ini emang sama-sama untuk mendapat keuntungan karena keluguannya dengan tersangka yang lain. Karena ingat yang bersangkutan juga ngirim duit dan hilang, korban juga," katanya.
Hengki juga bilang Yeni juga merupakan korban dalam kasus ini. Dia bahkan kehilangan uang hingga Rp 200 juta selama mengikuti penggandaan uang yang dilakukan Wowon Cs.
Infografik Wowon Cs The Serial Killer. Foto: kumparan
"Tetapi ingat, Yeni ini juga mengirimkan dana yang tidak sedikit kepada kelompok ini. Hasil pemeriksaan kurang lebih Rp 200 juta lebih," kata Hengki.
"Bayangkan setiap gajinya itu Rp 4 juta, Rp 5 juta tergantung kurs naik turunnya dolar itu terus dikirimkan melalui suami, suaminya dikirimkan kembali ke Wowon. Kemudian pertanyaannya apakah dia tahu dan berbuat untuk keuntungan itu. Nanti kita akan dalami makanya kita akan periksa ke Mesir," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar