Search This Blog

Pelajar di Kulon Progo Jadi Korban Klitih, Kena Bacok di Lengan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pelajar di Kulon Progo Jadi Korban Klitih, Kena Bacok di Lengan
Feb 12th 2023, 15:46, by Erfanto, Tugu Jogja

Senjata tajam yang dipakai pelaku untuk bacok korban. Foto: istimewa
Senjata tajam yang dipakai pelaku untuk bacok korban. Foto: istimewa

Aksi kejahatan jalanan atau sering disebut klitih kembali terjadi. Kali ini seorang pelajar berusia 17 tahun asal Kulon Progo mengalami luka di tangan sebelah kanan usai dibacok oleh orang tak dikenal ketika melintas di jalan.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Triatmi Noviartuti menuturkan aksi pembacokan tersebut terjadi Sabtu (11/2/2023) sekitar pukul 21.30 WIB. Korban adalah DBS warga Kelurahan Karangsewu Kapanewon Galur Kulon Progo.

"Dia dibacok saat dibonceng kendaraan sepeda motor oleh temannya," kata dia, Minggu (12/2/2023).

Novi mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika korban dibonceng DH melintas di jalan lapangan Babrik Karangsewu Galur menuju arah timur. Sesampai di pertigaan tugu Karangsewu korban belok ke kiri/arah utara melihat dua pengendara dalam keadaan lampu menyala ke arah selatan langsung balik arah.

Korban melanjutkan perjalanan membelok ke kanan arah timur dan dilihat pelaku masih mengikuti sambil menyalakan lampu jarak jauh berulang ulang. Karena khawatir, DH berusaha menambah kedepatan dan pelaku juga menambah kecepatan.

Dan sesampai di barat TKP karena ada kendaraan roda empat yang akan belok arah maka kendaraan diperlambat. Dan setelah sampai TKP yaitu Brosot Kapanewon Galur, Kulonprogo pelaku membacokkan senjata tajam ke arah korban.

"Bacokan itu mengenai lengan tangan kanan," terangnya.

Setelah membacok, pelaku berkendara lambat. DH kemudian tancap gas dan belok kiri di pertigaan Tegal Buret. Keduanya kemudian melihat ada warung angkringan lalu berhenti masuk warung

"Pelaku yang berjumlah 2 (dua) sepeda motor langsung melarikan diri ke arah timur," tambahnya.

Pada Minggu (12/2/2023), warga Sidorejo, Lendah mengamankan pemuda RFA (16) warga Wates yang gerak-geriknya mencurigakan. Pemuda ini memacu motor dengan kecepatan tinggi. Namun dari pemeriksaan petugas tidak menemukan adanya unsur pidana sehingga diserahka kepada orang tuanya.

Pada pukul 01.30 WIB, warga kembali mengamankan pemuda berinisial BZ. Dari pemeriksaan dia mengaku baru saja menganiaya orang yang tidak dikenal di Brosot bersama RFA. Pelaku kemudian diserahkan di Polsek Galur karena kejadian ada di wilayah ini.

"Kami masih mendalami kasus ini. Kami mengamankan 1 bilah Sajam jenis clurit," kata dia.

Berdasarkan hasil interogasi BZ bersama 2 SPM matic Yamaha NMax warna hitam dan Honda Scoopy warna Abu-abu. Pengendara sepeda motor Yamaha NMax warna hitam adalah RFA (17) Pelajar asal Wates dan Pengendara Honda Scoopy warna Abu-abu adalah Ir (17) Pelajar asal Tuksono Sentolo dan Pembonceng Honda Scoopy tidak dikenal BZ.

Media files:
01gs2ch97mdrem1keg8jetk1vy.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar