Feb 12th 2023, 15:53, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Jet tempur F-22 raptor. Foto: Shutterstock
Pesawat jet tempur F-22 milik Amerika Serikat menembak jatuh objek misterius di langit Kanada pada Sabtu (11/2). Belum diketahui apa objek tersebut.
"Pesawat itu tidak mengidentifikasi objek apa pun untuk mengkorelasikan serangan radar," kata Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD) dikutip dari Reuters Minggu (12/2).
Pentagon mengatakan, NORAD sempat mendeteksi objek misterius itu di langit Alaska pada Jumat (10/2) malam.
Jet tempur AS dari Joint Base Elmendorf-Richardson, Alaska, sempat memantau objek tersebut sebelum akhirnya ditembak jatuh wilayah udara Kanada
"F-22 AS menembak jatuh objek di wilayah Kanada, menggunakan rudal AIM 9X setelah koordinasi erat antara otoritas AS dan Kanada," kata juru bicara Pentagon Brig. Jenderal Patrick Ryder.
Sementara Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengkonfirmasi penembakan oleh jet tempur AS. Menurutnya, penembakan terjadi di wilayah Yukon utara.
"Pasukan Kanada akan memulihkan dan menganalisis puing objek tersebur," kata dia.
PM Kanada Justin Trudeau. Foto: Kadri Mohamed/ AFP
Sedangkan Menteri Pertahanan Kanada, Anita Anand, tidak bisa memastikan objek misterius yang ditembak jatuh oleh AS. Anand mengatakan, benda itu berbentuk silinder.
"Tidak ada alasan untuk percaya bahwa dampak objek di wilayah Kanada menjadi perhatian publik," kata Anand.
Dia berhenti menyebutnya balon tetapi mengatakan itu lebih kecil dari balon China yang ditembak jatuh di lepas pantai Carolina Selatan seminggu yang lalu, meskipun penampilannya serupa.
Di ketinggian 40.000 kaki (12.200 m), itu menimbulkan risiko bagi lalu lintas udara sipil dan ditembak jatuh pada 3:41 EST (2041 GMT), tambahnya.
"Tidak ada alasan untuk percaya bahwa dampak objek di wilayah Kanada menjadi perhatian publik," kata Anand dalam konferensi pers.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar