Search This Blog

6 Alasan Pentingnya Edukasi Seks untuk Perempuan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
6 Alasan Pentingnya Edukasi Seks untuk Perempuan
Feb 12th 2023, 15:07, by Nada Saffana, kumparanWOMAN

Ilustrasi perempuan. Foto: comzeal images/shutterstock
Ilustrasi perempuan. Foto: comzeal images/shutterstock

Edukasi seks jadi bahasan yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Terlebih karena meningkatnya angka kekerasan seksual.

Berdasarkan Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dari 22.578 kasus kekerasan yang terjadi pada 2022, sebanyak 20.539 di antaranya dialami oleh perempuan dan anak perempuan.

Lebih lanjut berdasarkan data tersebut, 58% korban perempuan ditemukan dari kekerasan Rumah Tangga, 11,5% dari fasilitas umum, dan 1,4% dari tempat kerja.

Selain itu, Korban Kekerasan terhadap Anak (KtA) tercatat hingga 2.436 orang. Sebanyak 53,8% dari korban KtA adalah korban kekerasan seksual.

Dengan tingginya angka ini, masyarakat tampaknya mulai menyadari pentingnya memberikan edukasi seks sedini mungkin.

Ternyata, selain agar terhindar dari kekerasan seksual, masih ada manfaat lain dari edukasi seks, lho. Kira-kira apa saja, ya? Simak selengkapnya berikut ini.

1. Terhindar dari kekerasan seksual

Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Shutter Stock

Seperti telah disebutkan sebelumnya, edukasi seks bisa membuat kamu lebih waspada dengan tindakan kekerasan seksual. Dalam edukasi seks, akan dijelaskan jenis-jenis kekerasan seksual yang rentan dialami oleh semua gender.

2. Body positivity

Ilustrasi perempuan. Foto: Cast Of Thousands/Shutterstock
Ilustrasi perempuan. Foto: Cast Of Thousands/Shutterstock

Dikutip dari Verywell Health, ketika mendapatkan edukasi seks, kamu juga akan lebih menghargai bentuk tubuhmu. Body positivity berarti menghargai dan mencintai tubuh serta tidak mengkritik diri sendiri atas perubahan yang terjadi secara alami, entah karena penuaan, kehamilan, atau pilihan gaya hidup.

Kamu akan memahami bahwa setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda. Tidak bisa dimungkiri, masih banyak orang yang merasa tidak puas dengan tubuhnya sendiri.

3. Lebih menjaga kebersihan area organ intim

Ilustrasi Vagina. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Vagina. Foto: Shutterstock

Seiring bertambahnya usia, menjaga kebersihan tubuh menjadi kian penting. Pendidikan seks yang diberikan sejak dini bisa membuat kamu terbiasa untuk memperhatikan kebersihan area organ intim yang sangat penting untuk kesehatan.

4. Terhindar dari IMS dan HIV AIDS

Ilustrasi IMS dan HIV AIDS. Foto: Shutterstock
Ilustrasi IMS dan HIV AIDS. Foto: Shutterstock

Manfaat lain dari edukasi seks adalah bisa membuat kamu terhindar dari Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV AIDS. Hal ini penting karena, dalam edukasi seks, kamu akan diajarkan mengenai hubungan seks yang benar dan baik untuk kesehatan.

5. Memahami consent

Ilustrasi pasangan.   Foto: Shutterstock
Ilustrasi pasangan. Foto: Shutterstock

Manfaat selanjutnya yang bisa kamu dapatkan ketika mempelajari edukasi seks adalah memahami consent atau persetujuan. Ini sangat penting dalam hubungan asmara.

Dikutip dari Healthshots, consent dalam hubungan merupakan persetujuan atau kesepakatan antarpihak dalam pasangan.

Setiap hubungan yang sehat bukan hanya didasari dengan cinta, tetapi juga rasa saling menghormati. Ini bisa membuat hubungan langgeng dan damai.

6. Terhindar dari kehamilan yang tidak diinginkan

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Shutterstock
Ilustrasi ibu hamil. Foto: Shutterstock

Edukasi seks juga mengajarkan kamu untuk melakukan hubungan seks dengan aman. Misalnya dengan menggunakan alat kontrasepsi agar tidak terjadi kehamilan yang tidak diinginkan.

Media files:
01g6ycvzzwbh1h0fp5d75ezw10.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar