Search This Blog

Zulhas Ungkap Beras Impor Masuk 100 Ribu Ton di Desember

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Zulhas Ungkap Beras Impor Masuk 100 Ribu Ton di Desember
Jan 2nd 2023, 14:06, by Moh Fajri, kumparanBISNIS

Zulhas Ungkap Beras Impor Masuk 100 Ribu Ton di Desember
Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama Kepala NFA Arief Prasetyo Adi ke Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta Timur, Senin (7/11/2022). Foto: Akbar Maulana/kumparan

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkapkan beras impor milik Perum Bulog sudah masuk mencapai 100 ribu ton pada Desember 2022. Impor rencananya masih berlanjut hingga Januari 2023.

Zulhas menegaskan impor beras harus tuntas pada Februari 2023. Sebab, para petani pada Maret sudah masuk panen raya.

"Saya sudah kasih warning, karena Maret akan panen raya dan tidak boleh (impor) lagi. Paling tidak akhir Februari sudah tidak boleh impor lagi," ujar Zulhas dalam konferensi pers virtual, Senin (2/1).

Zulhas meminta para petani untuk tidak khawatir. Ia mengarahkan Bulog untuk membeli gabah petani dengan harga yang tinggi. Harga beras paling tinggi sebesar Rp 8.200 per kg.

Zulhas Ungkap Beras Impor Masuk 100 Ribu Ton di Desember (1)
Seorang buruh angkut melakukan bongkar muat beras di Gudang Bulog Cisaranten Kidul Sub Divre Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/10/2022). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto

"Itu yang paling murah. Gabah paling murah Rp 4.450 per kg, bisa beli Rp 5.000 , Rp 5.500, ada juga Rp 6.000 per kg," kata Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas awalnya tak setuju dengan kebijakan impor beras. Dia sempat membantah pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa beras mengalami surplus.

"Kami tidak setuju impor, karena Menteri Pertanian sampaikan surplus, tapi beberapa kali bulog beranjak habis. diputuskan dalam Ratas dipimpin Presiden untuk membeli beras (impor)," tutur Zulhas.

Media files:
01gh7xp1fcz49sd5y7pm3gqe09.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar