Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan dari anggota pers di atas Air Force One dalam perjalanan kembali ke Gedung Putih pada 11 Januari 2026 di Palm Beach, Florida. Foto: Samuel Corum/Getty Images via AFP
Greenland kerap dibayangkan sebagai hamparan es tanpa ujung. Dingin, sepi, dan jauh dari hiruk-pikuk geopolitik global. Di balik lapisan es yang menutupi sekitar 80 persen wilayahnya, Greenland sebenarnya menyimpan salah satu "arsip geologi" paling ekstrem di planet ini dan punya potensi sumber daya alam yang bikin banyak negara besar pasang mata. Bukan cuma itu. Greenland juga menyimpan cadangan lithium, atau logam penting untuk baterai kendaraan listrik dan penyimpanan energi. Di tengah lonjakan permintaan global dan ketergantungan dunia pada segelintir negara produsen, temuan ini membuat Greenland naik kelas dari "wilayah terpencil" menjadi aset strategis. Potensi energi fosil juga tidak bisa diabaikan. Struktur sedimen di beberapa wilayah Greenland punya kemiripan dengan cekungan minyak dan gas besar di Laut Norwegia. Secara teori, cadangan hidrokarbonnya signifikan. Namun, eksploitasi sumber daya ini masih dibatasi oleh regulasi ketat dan pertimbangan lingkungan. 📸: Dok. Reuters, Shutterstock, AFP Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus#greenland#teknosains#carousel#trump
Denmark mulai meningkatkan kehadiran militernya di Greenland di tengah memanasnya isu keamanan dan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berulang kali menyebut keinginan menguasai wilayah Arktik tersebut. Sejak Kamis (15/1), kapal Angkatan Laut Kerajaan Denmark terlihat berpatroli di perairan lepas pantai Nuuk. Langkah ini diumumkan sehari setelah Denmark menyatakan akan memperkuat pertahanan Greenland, bertepatan dengan persiapan pertemuan menteri luar negeri Denmark dan Greenland dengan perwakilan Gedung Putih di Washington. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas ketegangan yang muncul akibat wacana pengambilalihan Greenland oleh AS. Tak hanya Denmark, negara-negara Eropa lain seperti Prancus, Jerman, Inggris, Norwegia, Swedia, dan Belanda juga telah mengirim atau berjanji mengirim pasukan dalam jumlah simbolis. 📸: Dok. Associated Press. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus#greenland#news#svl#kumparan
Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif dagang terhadap negara-negara yang tidak mendukung rencananya mengambil alih Greenland. "Saya bisa memberlakukan tarif pada negara-negara yang tidak bekerja sama terkait Greenland," ujar Trump, dilansir AFP, Jumat (16/1). Denmark kini memperkuat kehadiran militernya di Greenland. Sejumlah negara Eropa, seperti Jerman, Prancis, dan Inggris, serta negara-negara anggota NATO lainnya turut mengirimkan personel untuk misi gabungan di wilayah tersebut. 📸: Dok. DC Pool via AFP, AFPTV. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus#greendland#news#video#donaldtrump
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengonfirmasi bahwa pasukan militer Prancis sudah ditempatkan di Greenland dan akan diperkuat dalam beberapa hari ke depan. Penguatan dilakukan melalui jalur darat, udara, dan laut di wilayah Arktik yang kini jadi sorotan dunia. "Satu tim awal tentara Prancis sudah berada di lokasi dan akan diperkuat dalam beberapa hari ke depan," kata Macron dalam pidato Tahun Baru kepada angkatan bersenjata, Kamis (15/1). Langkah ini diambil di tengah memanasnya isu keamanan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginannya mengambil alih Greenland. Sebelumnya, Macron juga menggelar rapat darurat kabinet pertahanan di Paris untuk membahas ambisi Trump terhadap Greenland serta situasi keamanan global lainnya. Kehadiran pasukan Prancis menegaskan sikap negara-negara Eropa yang mulai menunjukkan dukungan nyata terhadap Denmark dan Greenland. 📸: Dok. ECPAD via AP. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus#greenland#news#svt#kumparan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan minatnya terhadap Greenland dengan alasan keamanan nasional. Trump menilai wilayah itu strategis karena kaya sumber daya mineral yang dinilai penting bagi pengembangan teknologi dan kepentingan militer canggih AS. Ia mengklaim telah menunjuk utusan khusus ke Greenland untuk memimpin upaya tersebut. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemberian uang kepada setiap warga Greenland agar mendorong wilayah itu melepaskan diri dari Denmark. Nilai yang beredar disebut berkisar antara USD 10 ribu hingga USD 100 ribu per orang, meski mekanisme dan kepastian angkanya belum ditetapkan. Selain pendekatan finansial, opsi penggunaan kekuatan militer juga disebut sempat dibahas di Gedung Putih. Namun rencana tersebut menuai penolakan keras dari Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen. "Cukup sudah, tidak ada lagi fantasi tentang aneksasi," kata Nielsen. 📸: Dok. Ritzau Scanpix via AP, AFP, Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus#greenland#news#svl#internasional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar