Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey di atas Sungai Teupin, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh yang rusak akibat bencana banjir dan longsor, Minggu (7/12).
Pantauan di lokasi, Prabowo tiba di Jembatan Bailey pukul 11.50 WIB dengan menggunakan helikopter kepresidenan Super Puma. Prabowo tampak didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.
Prabowo berdiri di tepi sungai sambil mendengarkan penjelasan dari pemerintah daerah setempat, Gubernur Aceh, dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Dia juga melihat langsung alat berat serta prajurit TNI yang sedang bekerja membangun kembali Jembatan Bailey.
Pemasangan 2 jembatan bailey oleh TNI AD, Kementerian PU, dan masyarakat setempat, di sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kedua Jembatan Bailey tersebut masing-masing berbobot sekitar 50 ton dan berfungsi sebagai struktur sementara maupun permanen. Pemerintah menargetkan pembangunan jembatan tersebut rampung dalam tiga hari ke depan.
"Dengan Jembatan Bailey yang terpasang, kami berharap dapat membuka kembali akses jalan dalam dua atau tiga hari ke depan," kata Teddy, Sabtu 6 Desember 2025.
Pemasangan dua Jembatan Bailey di Sungai Teupin, Kabupaten Bireuen, Aceh, menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengatasi dampak bencana banjir.
Jembatan ini dirancang untuk dapat berfungsi sebagai struktur sementara sekaligus permanen, memberikan solusi cepat untuk masalah aksesibilitas. Keberadaan Jembatan Bailey sangat krusial untuk menyambungkan kembali beberapa wilayah di Aceh dan Sumatra Utara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar