Search This Blog

BNPB Update Korban Tewas Imbas Banjir-Longsor di Aceh-Sumatera: 316 Orang

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
BNPB Update Korban Tewas Imbas Banjir-Longsor di Aceh-Sumatera: 316 Orang
Nov 30th 2025, 12:15 by kumparanNEWS

Foto udara warga melintas di permukiman Jorong Kayu Pasak yang rusak akibat banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO
Foto udara warga melintas di permukiman Jorong Kayu Pasak yang rusak akibat banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO

Total korban tewas akibat banjir di tiga provinisi di Sumatera terus bertambah. Hingga Minggu (30/11) pagi, jumlahnya mencapai 316 orang.

Pembaharuan data tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Tapanuli Utara. Berikut datanya:

  • Aceh: 54 orang tewas, 55 orang hilang;

  • Sumatera Barat: 90 orang tewas, 87 orang hilang; dan

  • Sumatera Utara: 172 orang tewas, 147 orang hilang.

Kondisi di Aceh

Foto udara permukiman penduduk yang terisolasi akibat banjir di Desa Napai, Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Jumat (28/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Foto udara permukiman penduduk yang terisolasi akibat banjir di Desa Napai, Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Jumat (28/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Suharyanto mengatakan, jumlah warga terdampak bencana di Aceh mencapai 570 ribu jiwa. Aceh terdampak parah karena banyak kabupaten kota yang aksesnya terputus akibat banjir dan longsor.

"Jadi yang masih belum bisa dilalui ini Sumut ke Aceh masih putus, Banda Aceh ke Lhokseumawe masih putus, kemudian Gayo Luwes ke Aceh Tenggara putus, kemudian Aceh Tengah juga masih putus, Bener Meriah masih terisolir, Subulussalam juga masih terisolir," kata dia.

Saat ini, kekuatan SAR yang bisa diterjunkan ke Aceh lebih optimal. Distribusi logistik lewat darat, udara dan laut terus dilakukan. Termasuk untuk wilayah yang terisolir.

"Khususnya Bener Meriah dan Aceh Tamiang," ucapnya Suharyanto.

Kondisi di Sumatera Barat

Foto udara sejumlah rumah diterjang banjir bandang di kawasan Gunung Nago, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025).  Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
Foto udara sejumlah rumah diterjang banjir bandang di kawasan Gunung Nago, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO

Total 33 ribu jiwa terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat. Saat ini tinggal 7 kabupaten kota yang terdampak, yakni: Padang, Padang Pariaman, Solok, Agam, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, dan Padang Pariaman.

"Yang lainnya, aman," ujar Suharyanto.

"Dari tujuh (kabupaten/kota) itu semuanya bisa disuplai lewat darat. Jadi untuk alutsista di Padang, heli kami siapkan satu saja untuk cover apabila ada titik yang perlu disuplai," sambungnya, menyebut secara umum untuk Sumbar relatif terkendali.

Kondisi di Sumatera Utara

Sejumlah petugas basarnas, Polisi, dan TNI melakukan operasi pencarian korban longsor dan banjir di Tapanuli Utara. Foto: Dok. Basarnas
Sejumlah petugas basarnas, Polisi, dan TNI melakukan operasi pencarian korban longsor dan banjir di Tapanuli Utara. Foto: Dok. Basarnas

Di Sumatera Utara, selain korban tewas dan hilang, 618 orang dilaporkan terluka. Jumlah warga yang terdampak bencana berjumlah 277 ribu orang.

Menurut Suharyanto, ada enam kabupaten/kota yang masih terdampak bencana yakni Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga dan Langkat.

Dari enam wilayah tersebut, ada dua wilayah yang perlu perhatian serius. Kedua wilayah itu yakni Tapanuli Tengah dan Sibolga.

"Ini terisolir," kata Suharyanto.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Dr. Suharyanto menyamapaikan keterengan pers terkait penanganan bencana di Sumatra, Jumat (27/11/2025). Foto: YouTube/BNPB Indonesia
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Dr. Suharyanto menyamapaikan keterengan pers terkait penanganan bencana di Sumatra, Jumat (27/11/2025). Foto: YouTube/BNPB Indonesia

Menurutnya, untuk bisa mencapai Tapanuli Tengah hanya bisa dilalui dengan jalur udara saja. Di Tapanuli Tengah itu, ada Kota Sibolga yang hanya bisa dicapai dari darat lewat Tapanuli Tengah atau dari laut.

Namun akses darat dari Tapanuli Tengah ke Sibolga juga saat ini terputus. Tim gabungan tengah berupaya memulihkan akses transportasi dengan membuka jalur.

"Sekarang yang belum bisa tembus Tapanuli ke Sibolga, karena ada longsoran-longsoran yang sangat panjang," kata Suharyanto.

"Hampir 50 Km yang tertutup," pungkasnya.

Media files:
01kb9a91rrytrmr5vwrwkgg70p.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar