Mendikdasmen Abdul Muti (kedua kiri) dan Mendikti Brian Yuliarto tiba saat melakukan pengenalan Sekolah Garuda Harapan Baru Pendidikan Unggul di SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menilai ada tiga elemen penting yang harus dikuasai bila mau menggapai keberhasilan. Ketiganya adalah soft skill, hard skill, dan leadership.
Hal ini ia sampaikan di hadapan para siswa SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta yang kini berstatus Sekolah Garuda, program Kemendikti Saintek untuk membentuk SDM unggul.
"Semangat bahwa setiap yang kita capai adalah fondasi besar untuk kita meraih keberhasilan. Tapi satu hal yang saya juga lakukan adalah melatih kepemimpinan, leadership. Itu juga yang menjadi kunci sampai saya berjalan sejauh ini," ucap Mu'ti di SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, Rabu (8/10).
"Leadership skill, leadership competent, itulah yang juga mendukung kita meraih banyak hal. Dan banyak tulisan yang menjelaskan tentang itu. Dunia kerja masa depan itu memang menuntut mereka yang punya skill yang luar biasa, soft skill maupun hard skill, tapi leadership competent itu juga menjadi bagian penting," tambahnya.
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMAN MH Thamrin, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
Menurut Mu'ti, ketiga hal itu lah yang mampu membawanya sampai ke posisi menteri di Kabinet Merah Putih ini.
"Dan itulah yang kemudian juga menempa saya sampai kemudian punya posisi yang jauh seperti sekarang ini," ucap Mu'ti.
"Karena itu anak-anakku sekalian, kalian beruntung memiliki kesempatan belajar di sekolah yang unggul. Dan seandainya saya boleh melihat ke masa lalu, saya ingin bisa belajar di SMA yang hebat seperti SMA Unggul MH Thamrin ini," tambahnya.
Mu'ti yakin bila ketiga hal itu dikuasai oleh para siswa di sana, maka mereka akan bisa menjadi lebih baik daripada dirinya.
"I believe you can be better than me, you can do better than me, and you can have better achievement than my very humble personal achievement," tandas Mu'ti.
Suasana SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta. Foto: Abid Raihan/kumparan
Adapun Sekolah Garuda diperkenalkan di 16 sekolah di seluruh Indonesia. 12 Sekolah Garuda adalah sekolah unggulan yang sudah ada dan bertransformasi. Sementara, 4 sekolah tengah dibangun.
Berikut adalah daftarnya:
12 Sekolah Garuda Transformasi
SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh;
SMA Unggul Del, Sumatera Utara;
MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan;
SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta;
SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat;
SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah;
SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah;
SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur;
SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan;
MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo;
SMAN Siwalima Ambon, Maluku;
dan SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya.
4 Sekolah Garuda Baru
Bangka Belitung
Soe, NTT
Konawe Selatan, Sulawesi Utara
Bulungan, Kalimantan Utara
Mendikdasmen Abdul Muti bersama Mendikti Brian Yuliarto melihat karya ilmiah yang dipresentasikan siswa saat pengenal Sekolah Garuda Harapan Baru Pendidikan Unggul di SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar