Produksi perdana Vespa di pabrik Piaggio Group di Cikarang. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
PT Piaggio Indonesia memiliki fasilitas perakitan di Cikarang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 10 ribu unit per tahun. PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, Ayu Hapsari memastikan bahwa total kapasitas tersebut sudah tercapai.
"Sudah (mencapai perakitan 10 ribu unit per tahun), kita sebenarnya sudah lebih baik. Itu juga sudah termasuk yang LX 150," buka Ayu di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025).
Diketahui, saat ini pusat perakitan Piaggio di Indonesia hanya memproduksi Vespa LX 125 yang kini digantikan model LX 150. Ayu enggan menyebut proyeksi tipe lain yang akan ikut masuk lini perakitan lokal.
"Kita tunggu ya, aku nggak bisa sharing sekarang. Tapi pastinya kita ingin memberikan yang terbaik, baik itu untuk masyarakat Indonesia maupun untuk pabrik kita," sambungnya.
Produksi perdana Vespa di pabrik Piaggio Indonesia. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Skema produksi Vespa di Indonesia bersifat assembly, atau sebatas merakit komponen yang didatangkan dari luar negeri. Pihak Piaggio Indonesia sejauh ini tak buka suara terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dikandung Vespa LX 150.
Adapun model-model lain seperti Vespa Sprint 150, Primavera 150, dan GTS 150 masih didatangkan secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Vietnam.
Sekilas Vespa LX 150
Vespa LX 150 terbaru di Pondok Indah Mall (PIM) 2 Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
Vespa LX 150 kini menjadi produk teranyar PT Piaggio Indonesia sekaligus satu-satunya produk yang dilokalisasi. Motor baru ini menggendong ubahan signifikan di bagian mesin, kubikasi naik menjadi 154,8 cc 1-silinder i-get berkekuatan 12,3 dk dan torsi puncak 12,4 Nm. Selain itu, fuel system pun berubah menjadi PFIS 3.0, dari sebelumnya PFIS.
Performa mesin LX 150 dikembangkan secara lebih optimal, meliputi penyematan throttle body baru, voltage regulator yang dirancang ulang, serta penyuntingan ECU guna menyesuaikan mesin anyarnya.
Bicara tampilan, bagian lampu sein baru, kini terintegrasi dengan lampu senja tiga titik layaknya Sprint dan Primavera. Sementara, lampu utama mengadopsi LED multi reflector dari model sebelumnya.
Aksen warna cerah kian mendominasi ragam komponen aksesori. Mulai dari pelek dan garnish dasi berwarna putih, hingga ornamen abu-abu di jok serta handgrip. Adapun aksen chrome pada spion, lampu depan, bingkai lampu belakang, dan cover knalpot.
Vespa LX 150 tersedia dalam kelir bodi Lilac Euforico, Green Amabile, Red Scariatto, dan White Innocente. Soal harga, ia dibanderol Rp 46,5 juta on the road (OTR) Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar