Gubernur Jakarta, Pramono Anung berinteraksi dengan anak-anak di Happy Hope Preschool, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menekankan pentingnya literasi bagi anak-anak. Menurutnya, literasi bukan hanya sekadar membaca, namun juga untuk membuka wawasan anak.
"Jadi literasi itu tidak hanya bisa sekadar membaca, tetapi yang paling penting adalah membuka ruang wawasan bagi siapa pun anak-anak kita untuk bisa mengetahui jendela dunia," ucap Pramono di Happy Hope Preschool, Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/9).
"Karena kalau itu bisa, maka saya yakin akan menjadi modal awal semangat anak-anak untuk bisa belajar menjadi lebih baik," tambahnya.
Hari ini, Pramono meresmikan Happy Hope Preschool di Jakarta Selatan, sekaligus memperingati Hari Literasi Internasional. Pramono menyebut telah meminta Dinas Pendidikan Jakarta untuk bekerja sama dengan sekolah-sekolah PAUD seperti Happy Hope untuk mendorong literasi anak.
"Jadi saya hari ini meresmikan Happy Hope Preschool, salah satu sekolah yang mempersiapkan dari awal buat anak usia 1-7 tahun terutama memberikan pendidikan pembelajaran salah satunya adalah hal berkaitan dengan literasi," ucap Pramono.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung berinteraksi dengan anak-anak di Happy Hope Preschool, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
"Saya minta kepada kepala dinas pendidikan untuk bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang menyelenggarakan preschool seperti ini, apalagi kemudian basis dasarnya adalah agama, menurut saya akan menjadi kekuatan kita. Termasuk menjadi kekuatan Jakarta," tambahnya.
Pramono menilai, penekanan literasi di level PAUD akan menjadi modal untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah.
"Semua yang berkaitan dengan ini, termasuk untuk yang PAUS, Happy Hope seperti ini, menurut saya, ini lah yang menjadi modal dasar untuk harapan bahwa Indonesia di masa depan akan lebih cerah," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar