Sejumlah Yahudi anti-Zionis demonstrasikan kemerdekaan Palestina di area luar Gedung Putih, Washington, DC, AS, Senin (29/9) waktu setempat. Aksi itu dilakukan saat Presiden AS Donald Trump menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: Nathan Howard/REUTERSSambil memakai bekishe dengan topi rabi, para Jewish membawa poster-poster dengan pesan protes untuk membebaskan Palestina. Foto: Nathan Howard/REUTERSMereka pun menentang, Jewish bukanlah seorang Zionis seperti poster yang dikaitkan di bekishe mereka. Foto: Nathan Howard/REUTERSAksi oleh Yahudi Ortodoks ini menggandeng anak-anak juga untuk menggaungkan bahwa jangan sampai terpropaganda Zionis dan anti-Israel bukanlah antisemitisme. Foto: Nathan Howard/REUTERSDalam pertemuan bilateral tersebut, Trump mendorong proposal perdamaian Gaza. Foto: Jonathan Ernst/REUTERSDikutip dari Reuters, meski Netanyahu memuji kedekatannya dengan Trump, tapi Israel masih skeptis dengan usulan tersebut. Foto: Jonathan Ernst/REUTERSNetanyahu merasa mendapat sambutan hangat dari Gedung Putih setelah mendapat perilaku dingin dari sejumlah negara yang walkout dalam Sidang PBB ke-80, Jumat lalu. Foto: Kevin Lamarque/REUTERSFoto: Kevin Lamarque/REUTERSFoto: REUTERS/Jonathan Ernst
Sejumlah umat Yahudi anti-Zionis menggelar aksi unjuk rasa menuntut kemerdekaan Palestina di area luar Gedung Putih, Washington, DC, AS, Senin (29/9) waktu setempat. Aksi itu dilakukan saat Presiden AS Donald Trump menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Sambil memakai bekishe dengan topi rabi, para umat Yahudi membawa poster-poster dengan pesan protes untuk membebaskan Palestina.
Mereka pun menentang, menyatakan umat Yahudi bukanlah seorang Zionis seperti poster yang dikaitkan di bekishe mereka.
Aksi Yahudi Ortodoks ini menggandeng anak-anak juga untuk menggaungkan bahwa jangan sampai terpropaganda Zionis dan anti-Israel bukanlah antisemitisme.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Trump mendorong proposal perdamaian Gaza.
Dikutip dari Reuters, meski Netanyahu memuji kedekatannya dengan Trump, tapi Israel masih skeptis dengan usulan tersebut.
Netanyahu merasa mendapat sambutan hangat dari Gedung Putih setelah mendapat perilaku dingin dari sejumlah negara yang walkout dalam Sidang PBB ke-80, Jumat lalu.
Yahudi Ortodoks anti-Zionis menghadiri demonstrasi, pada hari Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih di Washington, DC, AS, Senin (29/9/2025). Foto: Nathan Howard/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar