Ilustrasi aktivitas di pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) milik Astra Daihatsu Motor (ADM) yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat. Foto: Astra Daihatsu Motor
PT Astra Daihatsu Motor menorehkan prestasi dalam aktivitas ekspor kendaraan dengan mencatatkan kenaikan hingga 8 persen pada periode Januari-Agustus 2025 dibandingkan 2024.
"Secara unit, ekspor tahun lalu kita mengirim ke 50 negara sebanyak 71 ribu unit. Kalau year to date sampai tahun ini, kita sudah mengekspor kurang lebih 77 ribu, naik 8 persen dibandingkan tahun lalu," buka Agung di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kemudian, ada penyesuaian pola permintaan pasar ekspor dan domestik, berupa perubahan komposisi. Meskipun masih didominasi kebutuhan nasional.
"Produksi kita sampai Agustus ini 244 ribu unit. Total 32 persen itu ekspor, 58 persennya domestik. Memang secara komposisi berkurang dibandingkan tahun lalu," sambungnya.
All new Toyota Agya GR Sport. Foto: dok. Toyota Indonesia
Jumlah produksi tersebut juga mencakup kebutuhan ekspor. Pada periode Januari-Agustus 2025, PT ADM mendistribusikan 77 ribu unit kendaraan ke mancanegara. Naik dari periode serupa tahun lalu di angka 71 ribu unit.
Sebaran ekspor didominasi negara-negara kawasan Asia dan Amerika Latin, tak ketinggalan Timur Tengah.
"Kalau dibagi secara negara, secara totalnya itu kita ke Asia, lalu ke Amerika Latin, dan beberapa negara Timur Tengah. Tapi, kalau kita ambil yang terbesar yaitu Filipina, Peru, Meksiko, dan Jepang. Empat negara tersebut berkontribusi 60 persen dari total ekspor kita.
Adapun deretan mobil produksi PT ADM yang menjadi primadona ekspor, meliputi Toyota Raize, Toyota Agya atau Wigo, dan Toyota Rush.
"Jadi, di tengah kondisi makro-mikro kita yang belum bagus, alhamdulillah ekspor kira berjalan lancar," pungkas Agung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar