Search This Blog

Ahli: Terlalu Sering Makan All You Can Eat Bisa Picu Hipertensi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ahli: Terlalu Sering Makan All You Can Eat Bisa Picu Hipertensi
Sep 21st 2025, 11:00 by kumparanFOOD

Ilustrasi all you can eat. Foto: Shutterstock
Ilustrasi all you can eat. Foto: Shutterstock

Restoran all you can eat (AYCE) kerap jadi pilihan saat ingin menikmati hidangan sepuasnya. Meski menyenangkan, kebiasaan makan AYCE terlalu sering ternyata bisa menimbulkan risiko kesehatan, salah satunya hipertensi, menurut dokter penyakit dalam.

Muhammad Pranandi, dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah, menjelaskan bahwa konsumsi daging merah dalam jumlah banyak saat makan AYCE menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko hipertensi.

Daging merah yang umum dipilih dalam menu AYCE biasanya mengandung lemak jenuh tinggi dan dibumbui dengan garam yang cukup banyak. Kombinasi inilah yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

"Sering makan all you can eat atau makanan tinggi garam dan kolesterol bisa memicu terjadinya hipertensi," kata Pranandi, dikutip dari Antara, Sabtu (20/9).

Selain itu, ia menambahkan kalau orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi atau memiliki metabolisme kolesterol yang kurang baik tetap berisiko mengalami peningkatan tekanan darah meski jarang mengonsumsi menu AYCE.

Soalnya, orang dengan metabolisme kolesterol yang buruk sekaligus pengidap hipertensi lebih mudah mengalami peningkatan kadar kolesterol meskipun hanya mengonsumsi sedikit daging.

Aneka hidangan di restoran all you can eat Hana K-153, di area foodcourt Diamond Supermarket, Poins Mall, Lebak Bulus, Jakarta (28/4/2024). Foto: Azalia Amadea/Kumparan
Aneka hidangan di restoran all you can eat Hana K-153, di area foodcourt Diamond Supermarket, Poins Mall, Lebak Bulus, Jakarta (28/4/2024). Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Sebaliknya, orang dengan metabolisme kolesterol normal cenderung aman meski mengonsumsi daging berulang kali, terutama jika dibarengi dengan gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga.

Meski demikian, konsumsi daging tidak perlu dihindari sepenuhnya. News Medical melansir, daging merah justru mengandung nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh, termasuk zat besi yang bisa mencapai 10 kali lipat dibanding daging putih seperti ayam.

Oleh karena itu, Pranandi menekankan pentingnya mengatur porsi daging saja agar tidak menimbulkan risiko kesehatan. "Boleh mengonsumsi daging, namun tetap dalam porsi yang seimbang," tambahnya.

Selain itu, menjaga pola hidup sehat, termasuk rutin berolahraga, juga penting untuk mencegah tekanan darah tinggi. Ia juga mengingatkan agar sebaiknya menghindari kebiasaan tidur setelah makan, karena hal ini dapat memengaruhi tekanan darah.

"Kalau habis makan terus tiduran otomatis nanti akan terjadi proses peningkatan tekanan darah itu. Mungkin nggak akan langsung muncul, tapi beberapa tahun kemudian baru muncul tekanan darahnya mencapai 160," pungkas Pranandi.

Reporter Salsha Okta Fairuz

Media files:
01k5gp90r9seehmkgbvzsskh0d.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar