Eks Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (22/7). Foto: Kementerian Perdagangan
Muktamar X PPP memutuskan memilih Agus Suparmanto sebagai Ketum PPP secara aklamasi. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar pada Minggu (28/9) dini hari di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.
"Betul hari ini tepat pukul 01.00, Pak Agus Suparmanto ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketum PPP 2025-2030," kata Sekretaris SC Muktamar X PPP, Rusman Yakub, saat dihubungi, Minggu (28/9).
Agus mengatakan, memang sempat terjadi kekacauan dalam sidang paripurna pertama karena ada pihak yang ingin memaksakan sidang berjalan tak sesuai dengan aturan. Setelah itu, pimpinan sidang pertama, Amir Uskad, meninggalkan ruangan.
"Sehingga digantikanlah oleh pengurus yang juga adalah semuanya anggota SC memimpin sidang sidang sampai berakhir pelaksanaan pelaksaan agenda. Sidang dipimpin oleh Qoyum Abdul Jabbar," jelas dia.
Dalam sidang itu, para muktamirin juga menetapkan tim formatur kepengurusan PPP ke depan. Tim formatur berisi Ketum terpilih, Agus Suparmanto. Lalu ada Romahurmuziy, KH Musafa Nur, dan Rusman Yakub.
Sejumlah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersitegang saat terjadi kericuhan usai pembukaan Muktamar ke-10 PPP di Jakarta, Sabtu (27/9/2025). Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Ada pula para ketua DPW dari sejumlah daerah, yakni ketua DPW Sumut, Sumbar, Jabar, Jateng, Jatim, Banten, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Tim diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan.
"Sidang paripurna pertama sampai ketum terpilih dan tim formatur tidak ada yang berubah, di situ. Baik tempatnya maupun suasana persidangan berjalan baik sehingga muktamar itu berjalan secara normal dan sah," ucap dia.
Sebelumnya, kubu Mardiono juga mengeklaim telah memutuskan memilih Mardiono secara aklamasi.
"Iya, terpilih secara aklamasi," kata juru bicara PPP, Usman M. Tokan, Sabtu (27/9).
Dalam Muktamar X ini, ada tiga calon yang maju sebagai calon ketua umum yakni Plt Ketua Umum PPP M. Mardiono, Mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Mantan Dubes Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar