Search This Blog

Toyota Bantah Rumor Akuisisi Neta

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Toyota Bantah Rumor Akuisisi Neta
May 17th 2025, 15:00 by kumparanOTO

Seremoni produksi massal perdana mobil listrik Neta V-II oleh PT Neta Auto Indonesia dan PT Handal Indonesia Motor di Pondok Ungu, Bekasi, Jumat (31/5/2024). Foto: Sena Pratama/kumparan
Seremoni produksi massal perdana mobil listrik Neta V-II oleh PT Neta Auto Indonesia dan PT Handal Indonesia Motor di Pondok Ungu, Bekasi, Jumat (31/5/2024). Foto: Sena Pratama/kumparan

Rumor soal raksasa otomotif Jepang, Toyota, yang disebut-sebut akan mengakuisisi perusahaan kendaraan listrik asal China, Neta Auto dibantah.

Berdasarkan laporan Car News China, kedua perusahaan dengan tegas menyatakan bahwa isu tersebut tidak benar. Sementara di sisi lain, Neta justru tengah bergulat dari ancaman kebangkrutan usai terpuruk secara finansial selama beberapa bulan terakhir.

Toyota Motor (China) Investment Co., Ltd., menyatakan secara tegas menolak spekulasi terkait potensi akuisisi terhadap Neta Auto. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Head of Brand Communication Toyota China, Xu Yiming.

"Kami belum pernah mendengar masalah ini dan meminta bantuan untuk mengklarifikasi rumor ini," ujar Xu.

Media China lainnya juga turut mengonfirmasi kepada pihak Neta Auto terkait informasi akuisisi tersebut tidak benar. Media lokal mengatakan, Neta secara lugas membantah adanya proses akuisisi oleh Toyota.

Aktivitas di salah satu pabrik mobil listrik Neta Auto di Tongxiang, China. Foto: Sena Pratama/kumparan
Aktivitas di salah satu pabrik mobil listrik Neta Auto di Tongxiang, China. Foto: Sena Pratama/kumparan

Masalah keuangan yang membelit Neta sudah muncul sejak awal tahun. Pada Maret 2025 lalu, sejumlah pemasok datang langsung ke kantor pusat Neta di Shanghai untuk menagih pembayaran yang macet. Perusahaan pun segera menggelar konferensi dengan pemasok, fokus pada restrukturisasi utang.

Pada 25 Maret 2025, Neta Auto mengumumkan bahwa mereka berhasil mencapai kesepakatan konversi utang menjadi saham dengan 134 pemasok utama, dengan total nilai mencapai lebih dari 2 miliar yuan atau setara Rp 4,3 triliun.

Niatan Neta tersebut direspons positif oleh beberapa pemasok besar yang mendukung langkah tersebut seperti CATL dan Gotion High-Tech beberapa perusahaan lainnya.

Pendanaan yang gagal

Aktivitas di salah satu pabrik mobil listrik Neta Auto di Tongxiang, China. Foto: Sena Pratama/kumparan
Aktivitas di salah satu pabrik mobil listrik Neta Auto di Tongxiang, China. Foto: Sena Pratama/kumparan

Guna menutupi kebutuhan dana operasional dan pengembangan produk, Neta Auto telah menggelar pertemuan dengan pemegang saham pada 24 Januari 2025.

Perusahaan berencana mengumpulkan dana Seri E senilai 4–4,5 miliar yuan atau sekitar Rp 8,8–9,6 triliun dengan investor utama menyumbangkan sekitar 3 miliar yuan atau Rp 6,6 triliun.

Berdasarkan peta jalan Neta, pendanaan tersebut dijadwalkan masuk pada April 2025, sebagai bagian dari pemulihan produksi dan pengembangan produk baru.

Namun, sumber internal Neta Auto mengkonfirmasi bahwa hingga pertengahan Mei 2025, dana yang dijanjikan belum juga terealisasi.

Media first drive mobil listrik Neta GT di Zhejiang, China. Foto: Dok. Neta Indonesia
Media first drive mobil listrik Neta GT di Zhejiang, China. Foto: Dok. Neta Indonesia

Berdasarkan catatan dari pengadilan pada 13 Mei 2025, mengungkapkan bahwa Hozon New Energy Automobile Co., Ltd. yang merupakan perusahaan induk Neta Auto dihadapkan pada kasus peninjauan kebangkrutan.

Berdasarkan data dari Platform Pengungkapan Informasi Kebangkrutan Perusahaan Nasional, gugatan diajukan oleh Shanghai Yuxing Advertising Co., Ltd. dan kini tengah diproses oleh Pengadilan Rakyat Menengah Kota Jiaxing, Zhejiang.

Media files:
01hz6k1pk2mhcwm04ghwdqt9bf.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar