Apr 21st 2025, 13:46, by Muhammad Luthfi Humam, kumparanNEWS
Wakil PM Malaysia Datuk Ahmad Zahid Hamidi memberikan keterangan pers mengenai kerja sama di Hotel Grand Hyatt, Jakarta pada Senin (21/4/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Wakil PM Malaysia, Datuk Ahmad Zahid Hamidi sedang berada di Indonesia dalam rangka melakukan pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan. Salah satu agendanya bertemu perwakilan pemerintah Indonesia, yakni Wapres Gibran Rakabuming Raka, untuk membahas produk halal.
"Antaranya adalah mengenai pengeluaran produk halal, ini termasuk penggunaan bersama sijil (sertifikat --red) halal yang dikeluarkan oleh Jakim dan sijil halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia," kata Zahid di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (21/4).
Zahid menyebut, Indonesia dan Malaysia memiliki potensi keuntungan yang besar dalam sektor produk halal. Sehingga, penting bagi negara-negara di ASEAN khususnya untuk saling bekerja sama.
Logo Halal. Foto: Shutterstock
"Karena pasaran halal ini bernilai 1.3 triliun USD, ini adalah satu pasaran yang besar, namun kita mesti mempermudahkan kebersamaan penggunaan halal ini karena pasaran itu bukan hanya antara Indonesia dan Malaysia, tetapi ASEAN keseluruhannya sebagai rantau (wilayah --red) untuk kita memasarkan apa yang dipanggil sebagai original domestic market kita," paparnya.
Lebih lanjut, Zahid mengatakan kerja sama tidak hanya sebatas dalam sertifikasi produk halal saja, tapi juga harus ditingkatkan dengan pemasaran produk-produk tersebut.
"Dan untuk itu koordinasi akan diadakan dan perbicaraan terpinci diadakan, bukan hanya dalam soal pengeluaran produk-produk halal, tetapi dari segi pemasaran produk halal," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar