Apr 21st 2025, 13:36, by Ela Nurlaela, kumparanFOOD
Ilustrasi minum teh. Foto: Shutterstock
Apakah kamu suka mengonsumsi teh? Teh memang sering dianggap sebagai pilihan minuman yang lebih sehat dibandingkan kopi. Rasanya yang menenangkan dan banyak jenisnya membuat teh jadi teman setia di pagi hari.
Teh memang sudah jadi bagian dari rutinitas banyak orang. Sebagian besar orang memulai pagi mereka dengan secangkir teh hangat. Tak heran kalau teh jadi minuman paling banyak dikonsumsi setelah air putih. Dari teh hijau, teh hitam, teh kuning, hingga teh herbal, semuanya punya manfaat masing-masing.
Teh hitam misalnya, dikenal bisa mengurangi keinginan untuk ngemil. Teh hijau jadi favorit banyak orang karena bisa membantu membakar lemak. Sementara itu, teh herbal seperti chamomile atau peppermint dikenal bisa meningkatkan imun dan menenangkan pikiran.
Tapi pernah enggak sih kamu bertanya-tanya, sebenarnya aman nggak ya minum teh saat perut masih kosong?
Menurut Priya Palan, ahli gizi di Zen Multispeciality Hospital, teh mengandung tanin, zat yang bisa menyebabkan sedikit asam lambung. Jadi, kalau kamu punya masalah lambung seperti maag, sebaiknya hindari minum teh yang terlalu kuat di pagi hari saat belum makan apa-apa.
"Jika seseorang memiliki masalah asam lambung yang parah, sebaiknya hindari minum teh yang terlalu kuat di pagi hari saat perut kosong. Bisa ditambahkan sedikit susu agar teh tidak terlalu kuat," kata Palan dikutip dari Hindustan Times, Senin (21/4).
Ilustrasi teh celup. Foto: PeopleImages.com - Yuri A/Shutterstock
Selain itu, Sakshi Lalwani, ahli gizi dan konsultan makanan dari Delhi, mengatakan karena teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan energi dan mendukung sistem pencernaan, banyak orang merasa lebih segar setelah makan atau di pagi hari.
Namun, ia juga menambahkan bahwa teh mengandung asam tanat yang bisa bereaksi dengan protein dan zat besi dalam makanan, sehingga dapat menghambat penyerapannya. Oleh karena itu, ia menyarankan agar teh dikonsumsi sekitar 15–20 menit setelah makan. Lalwani juga mengingatkan bahwa karena banyak teh mengandung kafein, sebaiknya hindari mengonsumsinya setelah makan malam.
"Jika kamu ingin menikmati teh setelah makan malam, cobalah beralih ke teh herbal seperti chamomile. Teh herbal dapat membantu tubuh lebih rileks setelah hari yang panjang dan bahkan membantu tidur lebih nyenyak," ujar dia.
Nah, berikut ada beberapa tips yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat minum teh menurut Lalwani.
Jangan merebus teh terlalu lama. Seduhan pada suhu rendah membantu mempertahankan manfaat teh.
Hindari menambahkan terlalu banyak susu dan gula. Cita rasa teh sejati hadir tanpa tambahan tersebut. Jika ingin menambahkan susu, gunakan susu panas di akhir dan matikan api setelah mendidih.
Hindari penggunaan teh celup. Gunakan daun teh lepas untuk hasil terbaik.
Jika ingin minum teh malam hari, waktu terbaik adalah sekitar pukul 20.30 karena sistem pencernaan sedang bekerja optimal dan tubuh bisa memanfaatkan dorongan kafein untuk metabolisme.
Minum teh sekitar pukul 15.00 juga sangat bermanfaat karena bisa meningkatkan sistem imun dan mencegah flu serta pilek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar