Search This Blog

Kondisi Paus Fransiskus Kembali Memburuk: Muntah, Pernapasan Terisolasi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kondisi Paus Fransiskus Kembali Memburuk: Muntah, Pernapasan Terisolasi
Mar 1st 2025, 12:12, by Nadia Riso, kumparanNEWS

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (tengah) melambaikan tangan sebelum meninggalkan Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2024).  Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (tengah) melambaikan tangan sebelum meninggalkan Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2024). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Paus Fransiskus menderita krisis pernapasan terisolasi yang menyebabkan dia muntah. Vatikan mengatakan, kondisi ini memicu kondisi pernapasan Paus Fransiskus semakin memburuk.

Kondisi ini terjadi pada Jumat (28/2) sore setelah Paus Fransiskus melakukan latihan pernapasan dengan berdoa di kapel Rumah Sakit Gemelli, Roma, tempatnya menjalani perawatan pneumonia selama 2 minggu terakhir.

Dikutip dari The Guardian, Vatikan mengatakan Paus Fransiskus menelan muntahannya, yang menyebabkan kondisi pernapasannya memburuk tiba-tiba.

Paus Fransiskus kemudian diberikan ventilasi mekanis non-invasif untuk membantunya bernapas. Vatikan mengatakan, respons Paus Fransiskus membaik setelahnya.

Umat Katolik panjatkan doa untuk kesembuhan Paus Fransiskus pada Minggu (23/2/2025). Foto: Andrew Medichini/AP Photo
Umat Katolik panjatkan doa untuk kesembuhan Paus Fransiskus pada Minggu (23/2/2025). Foto: Andrew Medichini/AP Photo

"Paus Fransiskus tetap waspada dan berorientasi dengan baik dan terus melanjutkan pengobatan. Namun, prognosisnya masih dalam pengawasan," kata Vatikan.

Pejabat Vatikan mengatakan, krisis pernapasan yang terjadi pada Jumat kemarin tidak berlangsung lama dan dokter membutuhkan waktu 24-48 jam untuk menilai bagaimana kejadian itu akan mempengaruhi kondisi klinisnya.

Sebelumnya, kondisi pontif asal Argentina itu menunjukkan sedikit perbaikan, yang artinya kondisinya tidak lagi dianggap kritis. Pada Rabu (26/2), hasil CT scan dada Paus Fransiskus menunjukkan perkembangan normal di paru-parunya dan gagal ginjal ringan yang dialaminya sudah membaik.

Meski demikian, masih belum jelas sampai kapan Paus Fransiskus akan dirawat di rumah sakit. Namun, Vatikan menyatakan Paus Fransiskus tidak akan memimpin ibadah minggu pada 5 Maret untuk menandai dimulainya Prapaskah.

Media files:
01j73044hmk0239cw9tag9ag31.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar