Jul 29th 2024, 12:05, by Nadia Riso, kumparanBISNIS
Presiden Jokowi meninjau Kompleks Istana Kepresidenan IKN, Senin (29/7/2024). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi mengomentari keluhan masyarakat di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menilai pembangunan mengganggu aktivitas mereka. Soal itu, Jokowi memberikan jawaban.
Ya, ini memang masih dalam proses pekerjaan dan kondisi kalau pas enggak hujan panas," kata Jokowi di sela peninjauan pembangunan Istana Negara IKN, Senin (29/7).
Namun, Jokowi mengeklaim pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur (Kaltim) pada kuartal pertama tahun 2024 dalam keadaan baik.
"Tetapi, ya, coba dicek di BI di Kalimantan Timur growth, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama berapa persen tahun ini, kuartal kedua berapa persen. Artinya pembangunan ini sudah berdampak pada wilayah sekitar IKN," ujarnya.
"Terakhir setahu saya sudah di atas 7 (persen) lebih dikit. Tinggi sekali," lanjutnya.
Tampilan titik nol IKN. Foto: Agaton Kenshanahan/kumparan
Lebih lanjut, Jokowi juga menjawab soal instalasi air minum di IKN yang sempat mengalami kebocoran saat uji coba. Menurut Jokowi, hal teknis seperti kebocoran saat uji coba sering terjadi di lapangan.
"Karena ini pekerjaan besar menyangkut rentang waktu yang bisa 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun. Ini bukan hanya pekerjaan setahun dua tahun," ujarnya.
Menurut Jokowi, pembangunan IKN dilakukan sesuai dengan perencanaan yang ada. Ia membantah bahwa pemerintah sedang mengebut pembangunan IKN.
"Banyak berpikir kita, nih, ngejar-ngejar. Ndak kita ini enggak ngejar-ngejar. Pekerjaan ini sesuai dengan progres yang ada, kok, sesuai dengan perencanaan-perencanaan yang ada, tahapan 1 apa, nanti tahapan 2 apa. Udah sesuai dengan itu," jelasnya.
Hal itu, lanjut Jokowi, juga berlaku pada persiapan HUT RI yang perdana akan digelar di IKN pada 17 Agustus mendatang.
"Bahwa apa kita ingin 17-an di sini saya kira itu memberikan semangat agar IKN ini bisa sesuai dengan tahapan-tahapan itu. Ini pekerjaan bisa 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun. Bukan hanya setahun, dua tahun, tiga tahun," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar