Jul 29th 2024, 11:06, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Ilustrasi Malaysia. Foto: kumparan
Malaysia sudah mengajukan secara resmi untuk bergabung dengan blok ekonomi BRICS. Kementerian luar negeri Malaysia bahkan menyebut Rusia sudah mendukung permohonan dari Negeri Jiran tersebut.
BRICS adalah akronim dari lima negara yang kini menjadi anggota kelompok negara lintas benua, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Mengutip Bloomberg, Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam sebuah pernyataannya, mengungkapkan jika Menteri Luar Negeri Rusia, Segey Lavrov, mendukung keinginan Perdana Menteri Anwar Ibrahim untuk bergabung dengan BRICS.
Malaysia pertama kali mengungkapkan minatnya bergabung dengan BRICS pada bulan Juni lalu, menjelang kunjungan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang ke Malaysia.
"Potensi keanggotaan ini memberikan harapan besar bagi kedua negara dan menggarisbawahi komitmen kami untuk membina kolaborasi internasional yang kuat," kata Anwar dalam sebuah posting Facebook pada hari Minggu.
Rusia menduduki peringkat sebagai mitra dagang terbesar kedelapan Malaysia di antara negara-negara Eropa pada tahun 2023. Berdasarkan laporan Kementerian Luar Negeri Malaysia, total perdagangan bilateral kedua negara naik 15,6 persen menjadi USD 3,1 miliar, dibandingkan pada tahun 2022 senilai USD 2,79 miliar.
"Kami juga menjajaki peluang untuk meningkatkan kerja sama bilateral, dengan fokus khusus pada penguatan hubungan di bidang-bidang utama seperti investasi dan perdagangan, sains dan teknologi, pertanian, pertahanan dan militer, pendidikan, serta pariwisata dan budaya," kata Anwar tentang pertemuannya dengan Lavrov.
Ilustrasi BRICS Summit. Foto: Shutterstock
Keanggotaan BRICS menawarkan akses pendanaan bagi negara-negara, sekaligus menyediakan tempat politik yang independen dari pengaruh Washington.
Anwar, yang kritis terhadap sikap AS dalam perang Israel-Hamas, mengatakan Malaysia dan Rusia sependapat dalam menyerukan gencatan senjata permanen di Timur Tengah, bantuan kemanusiaan segera, dan mengakui Palestina sebagai anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Selain Malaysia, negara Asia Tenggara yang berminat untuk bergabung dengan BRICS adalah Thailand. Minat tersebut disampaikan pada Mei lalu.
Bagi Rusia dan Tiongkok, minat terhadap BRICS menunjukkan keberhasilan mereka menangkal upaya AS dan sekutunya untuk mengisolasi mereka secara lebih luas terkait perang di Ukraina dan ancaman militer terhadap Taiwan, Filipina, Korea Selatan, dan Jepang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar