Jul 29th 2024, 19:40, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Chandra Asri Petrochemical. Foto: Dok. Istimewa
Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) atau Chandra Asri Group, meraih pinjaman sindikasi senilai USD 800 juta.
Perusahaan menggunakan opsi Greenshoe dalam fasilitas pinjaman sindikasi berjangka terkait keberlanjutan setara USD 600 juta yang ditandatangani pada Mei 2024. Fasilitas tersebut menjadi setara USD 800 juta setelah mendapat respons positif dan permintaan tinggi atas Fasilitas tersebut dari pasar perbankan.
Chief Financial Officer Chandra Asri Group, Andre Khor, mengatakan pinjaman ini ditujukan untuk mendukung proyek-proyek ekonomi yang berkelanjutan secara lingkungan dan sosial, guna mendukung pertumbuhan Perusahaan, yang akan memperkuat kepemimpinan Chandra Asri Group di sektor kimia dan infrastruktur.
"Melalui integrasi strategi keuangan dengan tujuan keberlanjutan, Chandra Asri Group, sebagai mitra pertumbuhan yang berdedikasi, yakin dapat memimpin praktik bisnis yang berkelanjutan," kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (29/7).
Fasilitas ini disediakan oleh sejumlah mitra perbankan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Singapura, dan Thailand. Chandra Asri Group bermitra dengan Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC) sebagai bank penasihat dan Mandated Lead Arranger, Underwriter, dan Bookrunner (MLAUB).
Selain itu juga didukung oleh lembaga keuangan terkemuka seperti: PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk., PT BANK HSBC, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan Bank ICBC Indonesia.
Andre mengaku senang dapat berkolaborasi dengan lembaga keuangan terkemuka dari berbagai wilayah. Dia berharap dapat memanfaatkan dana ini untuk mendorong proyek-proyek ekonomi berkelanjutan.
"Kami juga berterima kasih kepada OCBC atas peran luar biasa mereka sebagai bank penasihat dan MLAUB," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar