May 2nd 2024, 22:21, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Evakuasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Tagulandang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, terus dilanjutkan pada Kamis (2/5). Foto: Andri Saputra/ ANTARA FOTOProses evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah armada kapal dari berbagai instansi. Foto: Andri Saputra/ ANTARA FOTOPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Gunung Ruang dalam status awas atau level IV. Peningkatan ini membuat PVMBG meningkatkan area bahaya menjadi radius 7 kilometer dari kawah Gunung Ruang. Foto: Andri Saputra/ ANTARA FOTOPVMBG juga meminta warga mewaspadai lontaran batu pijar akibat erupsi Gunung Ruang. Selain itu juga potensi tsunami yang mungkin terjadi. Foto: Andri Saputra/ ANTARA FOTO
Evakuasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Tagulandang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, terus dilanjutkan pada Kamis (2/5).
Proses evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah armada kapal dari berbagai instansi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Gunung Ruang dalam status awas atau level IV. Peningkatan ini membuat PVMBG meningkatkan area bahaya menjadi radius 7 kilometer dari kawah Gunung Ruang.
PVMBG juga meminta warga mewaspadai lontaran batu pijar akibat erupsi Gunung Ruang. Selain itu juga potensi tsunami yang mungkin terjadi.
Warga menunggu kedatangan KRI Kakap-811 untuk mengungsi di Pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (2/5/2024). Foto: Andri Saputra/ ANTARA FOTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar