Mar 7th 2024, 21:12, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS
Menteri BUMN Erick Thohir dijumpai usai acara Memilih Masa Depan di Djakarta Theatre, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Menteri BUMN Erick Thohir bakal memanggil BUMN yang dinilai memiliki kinerja keuangannya bermasalah atau rapor merah dan masih tidak transparan dalam penyampaian informasi keterbukaan publik.
"BUMN yang merah-merah minggu depan dipanggil. Ini direksinya kenapa? Apakah memang ingin tertutup? Enggak bisa. Tadi sudah disampaikan, check and balance harus terjaga," kata Erick saat acara BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 di Tennis Indoor Senayan, Kamis (7/3).
"Saya masih kecewa, dengan tadi ada 8, saya tulis. Tolong minggu depan dipanggil direksinya," tambah dia.
Selain mengingatkan keterbukaan informasi, Erick juga berpesan agar program corporate social responsibility (CSR) perusahaan negara itu tepat sasaran. Dia meminta CSR perusahaan BUMN difokuskan pada 3 hal, yakni edukasi, lingkungan, dan pendampingan UMKM.
"Tidak mungkin kita bersaing dengan bangsa lain tanpa pendidikan. Kedua kita jaga lingkungan lebih baik. Terakhir pendampingan UMKM," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan dalam 4 tahun Erick Thohir membawa banyak perubahan positif di BUMN, khususnya masalah keterbukaan informasi publik perusahaan-perusahaan negara tersebut.
"Dulu 2019 yang informatif baru 1 BUMN, yang lain merah bahkan enggak ada informasi. 2024 kenaikan mencapai 2.500 persen. Ini dorongan dari Pak Menteri kita," kata Arya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar