Search This Blog

Cerita Wasit Indonesia Perdana Pakai VAR: Deg-Degan, Takut Salah

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cerita Wasit Indonesia Perdana Pakai VAR: Deg-Degan, Takut Salah
Mar 7th 2024, 20:23, by Akbar Ramadhan, kumparanBOLA

Petugas memeriksa monitor Video Assistant Referee (VAR) di lapangan sebelum pertandingan final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Petugas memeriksa monitor Video Assistant Referee (VAR) di lapangan sebelum pertandingan final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Video Assistant Referee (VAR) resmi digunakan saat final Elite Pro Academy. Final tersebut mempertemukan Persita U-20 vs Persis Solo U-20 di Stadion Manahan Solo, Kamis (7/3) malam WIB.

Thoriq Alkatiri yang jadi wasit di laga tersebut bercerita soal pertama kali menggunakan VAR. Thoriq mengaku tegang saat memimpin laga menggunakan VAR.

"Pertama, ada tegangnya ya. wajar. Pertama ini laga resmi di indonesia. Alhamdulillah 10-15 menit sudah terbiasa. Basic tidak bedah jauh. Cuma harus ada beberapa teknis dan ada VAR protokol," ucap Thoriq kepada wartawan, Kamis (7/3).

"Ketika ada offside harus dibiarkan dulu sampai penyerangan itu selesai. Atau kalau ada foul dibiarkan dulu. Nanti selesai penyerangan, baru ditiup foul. Adaptasinya gitu," tambahnya.

Thoriq juga bercerita apa saja yang terjadi di ruang VAR. Menurutnya, beberapa wasit di sana juga mengalami ketegangan saat menggunakan VAR.

"Ada deg-degan. Ada salah satu takut salah. wajar. Di ruang VAR nervous padahal di situ dingin. tapi dia keringetan. Wajar ini pertama kali," tutur Thoriq.

Pemain menunggu keputusan wasit Thoriq M Alkatiri melihat monitor Video Assistant Referee (VAR) saat terjadi pelanggaran pada laga Persis Solo U-20 melawan Persita Tangerang U-20 pada final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo. Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Pemain menunggu keputusan wasit Thoriq M Alkatiri melihat monitor Video Assistant Referee (VAR) saat terjadi pelanggaran pada laga Persis Solo U-20 melawan Persita Tangerang U-20 pada final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo. Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

VAR pertama kali digunakan di Indonesia. Lewis Watterson selaku perwakilan dari Hawk Eye, vendor yang bekerja sama terkait penerapan VAR di Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi ini serupa dengan yang digunakan di Premier League.

''Sistemnya sama [dengan di Premier League], hanya orang-orang yang menggunakan ini yang berbeda, kameranya juga berbeda, orang-orang di balik teknologi ini dan yang membuat keputusan,'' kata Lewis.

Wasit Thoriq M Alkatiri menghentikan pertandingan antara Persis Solo U-20 melawan Persita Tangerang U-20 pada final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Wasit Thoriq M Alkatiri menghentikan pertandingan antara Persis Solo U-20 melawan Persita Tangerang U-20 pada final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Media files:
01hrcev390hj1ae7btnn6gmbn0.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar