Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun berinisial AAMS, tewas bersimbah darah dengan puluhan luka tusuk di dalam rumah, yang berlokasi di Summarecon Bekasi, klaster Burgundy Residence.
Pelaku pembunuhan adalah ibunya sendiri berinisial SNF (26). Pelaku juga sudah ditangkap polisi.
"Kondisinya tadi dimintai keterangan oleh tim PPA baik direktorat krimum, maupun Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota," Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, Kamis (7/3).
Wira mengatakan, kondisi psikologis SNF masih stabil. Namun, dia menunjukkan hal yang berbeda saat dimintai keterangan oleh anggota kepolisian.
"Kondisi yang bersangkutan masih stabil, dan mohon maaf, tadi pada saat diambil keterangan sedikit tertawa, tentunya nanti kita akan berkoordinasi dengan APSIFOR maupun pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku," ujarnya.
Polisi berencana akan memeriksa kejiwaan pelaku. Sebab, keterangan yang disampaikan pelaku hingga saat ini berubah-ubah.
"Akan tetap kita dalami (indikasi gangguan jiwa), masih dalam pendalaman, tapi hasil wawancara sementara bahwa terduga pelaku mendapat bisikan gaib," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar