Feb 17th 2024, 06:42, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS
Ilustrasi petugas memadamkan api kebakaran. Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
Kebakaran terjadi di salah satu ruangan Poli Jantung RSD dr. Soebandi, Lingkungan Krajan, Kel0urahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember pada Jumat (16/2) malam sekitar pukul 23.10 WIB.
Saat peristiwa tersebut, asap tebal tampak memenuhi ruang lobi rumah sakit. Bahkan asap juga berdampak ke ruang IGD karena titik kebakaran juga dekat dengan ruang yang selalu aktif 24 jam itu.
Akibatnya, kepanikan sempat terjadi. Pegawai, perawat, dokter, dan keluarga pasien berhamburan keluar RS untuk menyelamatkan diri.
Penyebab Kebakaran
Petugas Damkar Jember menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik dari salah satu ruangan Poli Jantung.
"Kebakaran ini diduga karena korsleting listrik yang terjadi di ruang poli jantung. Titik api diduga dari stop kontak atau colokan listrik. Antara ke komputer atau AC," kata Anggota Regu A Damkar dan Penyelamatan Mako Pemkab Jember Hary Aksarawan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Damkar sendiri menerjunkan 5 personelnya ke lokasi. Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Kerugian berupa 1 unit komputer.
ginan," ujar Hary.
"Terkait kerugian hanya materiil, satu unit komputer ludes habis. Nominal pastinya masih dihitung. Tapi api tidak meluas, juga Alhamdulillah nihil korban. Selanjutnya pihak rumah sakit membersihkan sisa-sisa kebakaran," sambu"Alhamdulillah kobaran api tidak sampai membesar serta meluas. Karena petugas keamanan dan pegawai rumah sakit juga sigap. Sehingga tadi kami datang juga memastikan kobaran api kecil padam dan tinggal melakukan pendinngnya.
Sementara itu menurut salah seorang keluarga pasien Suhartini, kebakaran itu sempat membuat panik.
Karena asap tebal kebakaran dengan cepat memenuhi ruangan lobi rumah sakit.
"Kalau apinya tidak terlihat, tapi asap hitam tebal itu cepat. Memenuhi ruangan lobi. Bahkan sampai ke IGD. Akhirnya tadi semua langsung lari keluar dan teriak kebakaran," kata perempuan warga Kecamatan Silo itu.
Menurutnya, kobaran api kebakaran tidak terlalu terlihat. Hanya tampak dari kejauhan kecil di salah satu ruangan.
"Tapi asapnya itu yang tebal banget. Sempat buat sesak napas juga," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar