Feb 17th 2024, 10:46, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan saham periode 12-16 Februari 2024 mayoritas ditutup pada zona positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 1,39 persen, dengan ditutup di level 7.335,545 dari 7.235,152 pada penutupan pekan lalu.
Kapitalisasi pasar sepekan ini juga mengalami peningkatan sebesar 1,06 persen, menjadi Rp 11.603,01 triliun dari Rp 11.481,43 triliun pada sepekan sebelumnya.
Peningkatan tertinggi sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian saham sebesar 37,79 persen, menjadi Rp 13,82 triliun dari Rp 10,03 triliun pada sepekan yang lalu.
Kemudian peningkatan turut diikuti oleh rata-rata frekuensi transaksi harian saham sebesar 25,37 persen menjadi 1.294.615 kali transaksi dari 1.032.639 kali transaksi pada sepekan lalu.
Sedangkan rata-rata volume transaksi harian saham mengalami perubahan sebesar 16,22 persen menjadi 17,72 miliar lembar saham, dari 21,15 miliar lembar saham pada sepekan lalu.
Peningkatan ini turut diikuti oleh pergerakan investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,64 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 20,05 triliun.
Selama sepekan mulai Senin (12/2) hingga Jumat (16/3), BEI mencatat terdapat 6 pencatatan saham, 2 waran, dan 1 obligasi di BEI. Dimulai oleh PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP), dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) mencatatkan sahamnya di BEI sekaligus menjadi perusahaan tercatat ke-14, 15, dan 16 di BEI pada Senin (12/2).
Sejak awal Januari 2024 hingga saat ini, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat mencapai 13 emisi dari 12 emiten senilai Rp 13,38 triliun. Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 550 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp 468,28 triliun dan USD 32,362 juta yang diterbitkan oleh 128 emiten.
Lalu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nilai nominal Rp 5.810,39 triliun dan USD 502,10 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 3,25 triliun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar